Kisah AURELIÉ MOREMANS, dari sudut pandang PARENTI
Aku gak bisa banyak berkata, baru bab 1 dan kisah masa kecil, sudah menusuk pikiran dan bahkan mencambuk ku. Jujur saat ini aku belum memenuhi banyak kebutuhan anak perempuan kecilku. Ketika aku baca, aku baru tersadar, seharusnya ibu menjadi perisai utama bagi anaknya. Ternyata memberikan sese
buat gambar berdasarkan gambar terlampir. Wajah, mata, struktur wajah, alis, hidung, mulut,rambut 100% seperti aslinya. Jangan edit gambar. Potret pria muda duduk sendirian di dalam sebuah kafe modern pada malam hari. Ia duduk di kursi kayu berlapis kain abu-abu, menghadap meja bundar kayu minimalis. Pria tersebut mengenakan kaos hitam polos dengan tulisan putih di bagian dada, celana hitam slim fit, dan sepatu sneakers putih bersih. Rambut hitam pendek rapi, sedikit bervolume, wajah maskulin dengan ekspresi serius dan fokus, menunduk sambil menatap layar smartphone yang dipegang dengan kedua tangan. Di atas meja terdapat secangkir kopi putih dengan asap tipis mengepul, sebuah asbak kecil, dan sebungkus rokok yang diletakkan rapi, menciptakan suasana sunyi dan reflektif. Ia mengenakan jam tangan hitam di pergelangan tangan kiri. Postur tubuh sedikit condong ke depan, menambah kesan sedang tenggelam dalam pikiran. Latar belakang berupa dinding kaca besar transparan dengan pemandangan jalan kota di malam hari, lampu kendaraan yang blur membentuk bokeh cahaya biru dan putih. Interior kafe bergaya modern minimalis dengan pencahayaan LED lembut dari langit-langit, menciptakan nuansa dingin dan urban. Refleksi cahaya kota terlihat samar pada kaca jendela. Gaya fotografi ultra-realistic, cinematic night photography, depth of field dangkal, fokus tajam pada subjek, background blur halus. Pencahayaan lembut dengan tone biru dingin, mood tenang, melankolis, dan modern. Komposisi mid-shot full body, sudut kamera sejajar mata, rasio vertikal 9:16, kualitas foto profesional, detail tinggi, tekstur kulit natural, warna realistis, noise rendah, sharp focus. Negative Prompt: kartun, anime, ilustrasi, lukisan, CGI, blur berlebihan, overexposed, underexposed, wajah cacat, anatomi salah, tangan aneh, jari berlebih, noise tinggi, warna tidak natural, teks acak, watermark, logo, distorsi.