... Baca selengkapnyaAku juga jualan tahu walik frozen rumahan, jadi relate banget sama rasa bingung cari kemasan yang pas. Awal-awal aku cuma pakai plastik kiloan biasa, diikat karet. Murah sih, tapi kelihatan kurang meyakinkan buat pembeli baru. Dari situ aku mulai belajar pelan-pelan soal kemasan frozen food yang lebih menarik.
Pertama, soal jenis kemasan. Untuk tahu walik frozen, kemasan vakum itu membantu banget. Selain kelihatan rapi, udara di dalam plastik berkurang jadi tahu lebih awet di freezer. Aku pakai plastik vakum yang agak tebal, terus ukurannya disesuaikan dengan porsi jual: misalnya isi 10, 15, atau 20 pcs per pack. Pembeli biasanya suka kalau porsinya jelas dan konsisten.
Kedua, tambahkan label sederhana. Nggak harus langsung cetak ribuan, bisa mulai dari stiker print sendiri. Di label aku tulis nama produk (misal: "Tahu Walik Frozen"), nama brand rumahan (contoh: "Amalia Food"), berat/isi, cara simpan, dan cara menggoreng. Contoh singkat: "Goreng dari beku, jangan dicairkan, minyak panas api sedang." Info sederhana begini bikin pembeli merasa terbantu.
Ketiga, mainkan tampilan depan. Kalau masih pakai plastik vakum polos, bisa disiasati dengan tempel stiker warna cerah di bagian depan. Pilih warna yang kontras dengan warna tahu, misalnya kuning, oranye, atau hijau. Kalau punya modal lebih, boleh coba pakai kemasan mika untuk paket kecil, lalu vakum di dalamnya atau dibungkus plastik luar. Tahu walik kemasan mika ini cocok untuk yang mau jual di titip jual warung atau freezer minimarket rumahan, karena kelihatan jelas bentuk tahunya.
Keempat, pikirkan kenyamanan pembeli. Tulis tanggal produksi dan anjuran habis pakai (best before) dengan spidol permanen atau di label. Ini sepele tapi bikin produk kelihatan lebih profesional. Aku juga suka tambahkan tulisan kecil seperti "Boleh disimpan di freezer sampai 1–2 bulan" supaya pembeli nggak ragu soal ketahanan produk.
Kelima, sesuaikan kemasan dengan target pasar. Kalau jualnya ke tetangga dan teman dekat, kemasan boleh sederhana tapi tetap bersih dan rapi. Kalau mau mulai promosi di online shop atau media sosial, usahakan foto produk dengan kemasan terbaikmu: plastik vakum yang padat, label jelas, dan susunan tahu walik yang nggak berantakan di dalamnya.
Terakhir, jangan lupa branding pelan-pelan. Tulis nama usaha dan kontak di kemasan, supaya pembeli gampang repeat order. Waktu aku mulai tulis nama usaha dan nomor WhatsApp di label, yang order ulang jadi lebih banyak karena mereka nggak perlu cari-cari kontak lagi. Jadi, meski usaha rumahan, kemasan yang niat sedikit bisa banget bikin tahu walik frozen terlihat lebih meyakinkan dan insyaAllah makin laris.
kalo dari kemasan udah bagus bun, cuma dikasih pilihan mau /pcs or beli banyal...kalo beli banyak dibuatkan box isi 20: 30: 50 misalnya
nah di atas dus itu kita bikin brand...bisa menjual dan menjangkau market lebih besar bun.
yg per pcs orang yg beli dikit.
menurutku udah bagus kemasannya kak. mungkin lebih ke promosinya sama kalo rasanya enak pasti repeat order 🥰