Yuk, cek obat palsu siapa tau kalian penggunanya. Berdasarkan pers rilis dari @BPOM RI 🙏🏼
Termasuk ini dermatove yang sering dibahas bahkan disalahgunakan. Terus tramadol, cialis, viagra, hexymer, tht.
@dr. Ika @Verra | Brand Strategy 360 @Dokter Detektif New! @dr.Nanang Masrani,M.Biomed-AAM @ojan your skincare bestie @Musuhcreamabalabal
#aptsandry #edukasitiktok #edukasiobat #obatpalsu #bahasobat
Sebagai pengguna obat, saya sangat menyadari pentingnya memastikan keaslian produk yang kita konsumsi. Menurut pengalaman saya, produk seperti Dermovate, Tramadol, dan Bioderma Vitamin D3 K2 sering kali dipalsukan dan beredar di pasaran tanpa pengawasan ketat. Saya pernah menemukan produk Dermovate yang bentuknya berbeda, setelah saya cek di situs resmi BPOM, rupanya itu adalah obat palsu yang berpotensi membahayakan kesehatan. Obat palsu bisa mengandung bahan yang tidak sesuai dosis, bahkan bisa mengandung zat berbahaya lain yang dapat menyebabkan keracunan atau gagal pengobatan. Untuk itu, saya selalu menyarankan teman dan keluarga untuk melakukan pengecekan nomor registrasi BPOM pada kemasan obat sebelum membeli, terutama untuk produk vitamin dan obat-obatan yang rawan dipalsukan. Misalnya, untuk Bioderma Vitamin D3+K2, kita harus memastikan produk tersebut sudah memiliki izin dari BPOM agar aman digunakan. Selain itu, membeli obat dari apotik resmi atau toko terpercaya juga sangat membantu meminimalisir risiko mendapatkan obat palsu. Sosialisasi dan edukasi dari BPOM melalui kanal komunikasi risiko obat palsu juga sangat membantu saya dan orang lain untuk tetap waspada dan mendapat informasi terbaru mengenai peredaran obat palsu. Berhati-hati dengan produk yang dijual secara daring tanpa izin resmi sangat krusial karena banyak sekali modus peredaran obat palsu lewat jalur ini. Saya sendiri mulai membiasakan diri untuk memeriksa kemasan secara detail dan mengecek langsung ke sumber resmi bila meragukan suatu produk. Dengan berbagi pengalaman dan terus memperbarui informasi dari BPOM, saya berharap kita semua bisa menjaga kesehatan dengan bijak dan menghindari bahaya obat palsu yang masih mengancam masyarakat. Jangan ragu untuk bertanya dan menelusuri produk sebelum dikonsumsi demi keselamatan kita bersama.












































