Pemalsuan obat kembali terjadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sumber @BPOM RI
#aptsandry #apotek #apoteker #bahasobatdanpanganmakanan #obatpalsu
Pengalaman pribadi saya pernah mendengar langsung dari seorang apoteker tentang betapa berbahayanya obat palsu yang beredar di pasaran. Obat palsu seperti Codrela dan Trivam Fliege ini tidak hanya menimbulkan risiko kesehatan yang serius karena kandungan bahan aktif yang tidak sesuai, tetapi juga merugikan masyarakat luas yang mengandalkan obat untuk kesembuhan. BPOM sudah bekerja keras melakukan pengawasan intensif, baik di distribusi fisik maupun online, agar masyarakat tidak sampai menjadi korban. Dari cerita apoteker tersebut, mereka juga mengedukasi pasien agar selalu membeli obat dari apotek resmi dan memeriksa nomor izin edar yang harus tercantum jelas pada kemasan. Selain itu, penting juga untuk mengetahui bahan aktif dalam setiap obat yang kita konsumsi. Misalnya, Codrela seharusnya mengandung kodein, tapi obat palsu mengandung dextromethorphan dan chlorpheniramine yang bisa memberikan efek berbeda dan berbahaya tanpa pengawasan medis. Sebagai konsumen, kita bisa lebih waspada dengan memeriksa kemasan secara detail, mencermati adanya nomor izin edar BPOM, dan menghindari pembelian obat lewat platform online yang tidak resmi. Melaporkan ke otoritas ketika menemukan obat dengan ciri mencurigakan juga sangat membantu menekan peredaran obat palsu. Akhirnya, mari kita jaga kesehatan dengan lebih teliti dan selalu pastikan obat yang kita gunakan asli dan terdaftar di BPOM. Edukasi dan kesadaran masyarakat sangat penting agar kejadian peredaran obat palsu bisa diminimalisir dan kesehatan kita tetap terlindungi.















































