... Baca selengkapnyaAku mulai pakai keju Belcube untuk MPASI pas bayi masuk umur 7–8 bulan, setelah konsul dulu ke dsa. Keju ini praktis banget karena sudah dipotong kotak-kotak kecil, jadi gampang diukur dan dicampur ke menu keju harian bayi.
Biasanya aku pakai 1 kotak kecil keju Belcube untuk sekali makan, dicampur ke karbo dan protein. Misalnya seperti di menu Hari ke-24 ini: nasi 20 gram, keju Belcube, bumbu aromatik, 3 telur puyuh, kaldu tulang, tahu 10 gram, brokoli 10 gram, dan santan 30 ml. Semuanya aku campur dan masak sampai teksturnya lembut dan creamy, jadi bayi lebih mudah telan dan rasanya gurih alami dari kaldu tulang dan keju.
Untuk yang penasaran soal komposisi keju Belcube, aku pribadi selalu cek label dulu. Di sana biasanya tertulis bahan seperti susu, garam, lemak susu, dan beberapa bahan tambahan pangan. Dari situ aku bisa kira-kira kandungan garam dan lemaknya, jadi nggak berlebihan kalau dipakai untuk MPASI. Aku juga tetap batasi pemakaian keju Belcube, maksimal 1 kotak per hari, supaya asupan sodium bayi tetap terkontrol.
Cara pakainya juga fleksibel. Kadang keju Belcube aku parut atau cincang kecil, lalu:
- Dicampur ke bubur nasi atau bubur kentang selagi masih panas supaya keju meleleh.
- Dimasukkan ke telur puyuh orak-arik sebagai protein hewani.
- Dipadukan dengan tahu dan brokoli yang sudah dikukus lembut.
Teknik ini bikin menu MPASI jadi lebih bervariasi walau bahan utamanya mirip-mirip. Kalau bayiku lagi GTM, biasanya aku bikin tekstur agak lebih lembut dengan tambahan santan 30 ml atau sedikit air kaldu tulang. Santan kasih lemak baik, sedangkan kaldu tulang menambah rasa gurih tanpa harus banyak garam.
Saran dari pengalamanku:
1. Mulai dari porsi kecil dulu untuk keju Belcube, lihat reaksi bayi, apakah cocok atau ada tanda alergi.
2. Jangan jadikan keju sebagai sumber protein utama setiap hari. Tetap variasi dengan telur, daging, ayam, ikan, dan tahu/tempe.
3. Perhatikan komposisi keju Belcube di kemasan, terutama kadar garamnya. Kalau sudah pakai keju, aku biasanya tidak menambahkan garam lagi ke MPASI.
Menu keju seperti ini cocok banget buat variasi MPASI harian. Yang penting, seimbangkan karbo (nasi), protein hewani (telur puyuh, kaldu tulang), protein nabati (tahu), lemak baik (santan, keju), dan sayur (brokoli). Dengan kombinasi seperti di piring bersekat di foto, kebutuhan gizi bayi bisa lebih tercukupi dan makan juga jadi lebih lahap.