Pertama kali posting lagi setelah 5 bulan hiatus..
Aku pikir selama kuliah, aku tetap bisa konsisten posting di lemon. Realitanya aku kewalahan dengan tugas kuliah, magang dan lain sebagainya.. jadilah akun ini 5 bulan gakda tersentuh sama sekali..
Sama seperti kebun mini yang aku tinggal, lagi happynyaa dia udh tumbuh bagus ehh malah dimakan hama. Alhasil udah ga bagus lagi dungs. Maklum yaa, gakda yg urus di rumah jadilah hasil kebunnya amburadul dan ga terjaga dengan baik. Mau berharap sama paksu pun, beliau sibuk dengan kerjanya juga..
Kemarin pas pulang liburan, aku pindahin daun mint ke tempat yang adem dan sekiranya jauh dari hama. Sekarang sudah mulai membaik, memang agak tricky si daun mint ini tapi kalo udah tumbuh bagus, dia bakal mudah memperbanyak akarnya sendiri..
Jujur aku juga baru tau kalo daun mint suka ditempat yang adem, terpapar sinar matahari pagi tapi terkena air hujan juga. Makany pas waktu aku tanam di matahari langsung dia malah kekeringan😭🤭🤭
Kalian ada yang coba tanam daun mint gak??? Jangan lupa ditanam juga. Lumayan ga perlu beli lagi, tinggal comot di kebun🤭🤭
... Baca selengkapnyaMengalami masalah daun mint yang dimakan hama memang membuat frustrasi, terutama ketika tanaman sedang dalam masa subur. Saya juga pernah mengalami hal yang sama ketika mencoba menanam daun mint di halaman rumah. Awalnya daun mint tumbuh dengan baik, namun tiba-tiba banyak daun yang rusak akibat serangan hama seperti ulat dan kutu daun.
Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa penting sekali untuk memerhatikan lokasi penanaman daun mint. Daun mint butuh tempat yang sejuk dan tidak terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Sinar matahari pagi cukup untuk kebutuhan fotosintesis mereka, selain itu tanaman juga membutuhkan kelembapan yang cukup tapi tidak terlalu basah akibat air hujan yang terus-menerus.
Saya mencoba memindahkan pot daun mint ke area yang lebih teduh dan jauh dari tanaman lain yang sering menjadi sarang hama. Setelah beberapa minggu perawatan dan rutin memeriksa kondisi daun untuk membersihkan hama secara manual, daun mint mulai terlihat sehat dan tumbuh kembali subur. Saya juga rutin menyiram di pagi hari agar tanaman tidak stres akibat kekeringan.
Selain itu, menggunakan pestisida alami seperti campuran air dengan sabun cuci piring sedikit juga membantu mengurangi serangan hama tanpa merusak tanaman. Saya merekomendasikan untuk rutin melakukan kontrol harian, terutama pada musim hujan yang sering memicu berkembangnya hama.
Bagi yang ingin menanam daun mint, jangan ragu untuk mencoba dan bereksperimen dengan posisi tanaman di rumah. Mint memang agak tricky, tapi dengan perawatan yang tepat, tanaman ini sangat mudah berkembang biak dengan akar yang cepat menyebar. Selain itu, daun mint sangat berguna dan bisa dipetik langsung dari kebun mini sendiri tanpa perlu beli lagi.
Jadi, jangan putus asa apabila daun mint kamu diserang hama. Dengan perhatian ekstra dan penempatan tepat, mint bisa kembali tumbuh segar dan subur.
udah balik lagi nih kak ngontennya? 😆