Resep Panada untuk 14 buah, tekstur panada ini mingkem kalau di gigit, jika ingin di simpan, selagi hangat masukkan wadah tertutup rapat, besoknya masih super lembut.
Isian :
- Bihun
- Ikan tongkol 4 buah di rebus dan suwir halus.
- Bumbu halus : Bawang putih 3 + bawang merah 6 + 2 cabe keriting (optional sesuaikan selera)
- Daun jeruk dan daun salam
- garam, lada, gula aren.
ROTI :
- 320 gr tepung segitiga
- 40 gr gula
- 4 gr ragi
- 1 telor
- 90-100 gr air es
- 1 sachet santan instan
- 30 gr margarin
CARA
1. Tumis bumbu halus sampai benar benar matang, masukkan bihun, tongkol, bumbu tes rasa, dinginkan sebelum di isi.
2. Masukkan tepung, gula dan ragi aduk rata.
3. Masukkan telor, santan, aduk hingga membentuk gumpalan, turunkan margarin.
4. Mixer selama 10-15 menit, atau ulen dan banting adonan selama 15 menit.
5. Bagi adonan menjadi 50 gram
6. Bulatkan
7. Istirahatkan adonan 20-30 menit agar lebih lentur.
8. Isi bahan isian, tutup, jangan langsung di pilin, kalau langsung di pilin, pilinannya akan ikut ngembang.
9. Profing selama 30-60 menit.
10. Sepuluh menit terakhir sebelum menggoreng, pilin bagian pinggir.
11. Goreng suhu 160, tiriskan.
Di resep ini sebenarnya kunci utamanya ada di kulit panada. Banyak yang nanya, gimana cara membuat kulit panada yang lembut dan tetap empuk sampai keesokan harinya. Aku juga dulu sering gagal: kadang rotinya keras, kadang terlalu berminyak, bahkan pernah overproof jadi melebar ke mana-mana. Dari beberapa kali coba, ada beberapa hal yang menurutku paling ngaruh: 1. **Pakai air es dan santan instan** Air es bantu adonan tetap sejuk saat diulen, jadi gluten kebentuk bagus dan hasil roti lebih lembut. Santan instan bikin rasa gurih dan tekstur empuk. Biasanya aku mulai dari 90 g air es dulu, kalau adonan masih terasa kering baru tambah sedikit demi sedikit sampai kalis. 2. **Ulen sampai benar-benar kalis elastis** Mau pakai mixer atau tangan, penting banget cek adonan sudah kalis atau belum. Ciri-cirinya: adonan halus, nggak mudah robek kalau ditarik tipis (windowpane test), dan nggak terlalu lengket di tangan. Kalau diuleni pakai tangan, aku biasanya banting-banting adonan supaya serat glutennya kuat, ini bikin kulit panada mingkem dan nggak mudah pecah saat digoreng. 3. **Istirahatkan adonan (resting) jangan skip** Setelah dibagi masing-masing 50 g dan dibulatkan, aku selalu resting sekitar 20–30 menit. Setelah resting, adonan jadi lebih lentur dan gampang dibentuk. Kalau langsung diisi tanpa istirahat, biasanya pas dipilin pinggirnya malah balik narik dan bentuknya kurang rapi. 4. **Proofing secukupnya, jangan over** Proofing panada sekitar 30–60 menit, tergantung suhu ruangan. Tips simpel: kalau adonan ditekan pelan dengan ujung jari, jejaknya nggak langsung hilang tapi juga nggak tenggelam dalam. Kalau overproof, kulit panada bisa ngembang berlebihan dan waktu digoreng mudah menyerap minyak, teksturnya jadi nggak mingkem lagi. 5. **Suhu minyak saat menggoreng** Aku pakai kira-kira suhu 160°C, minyak sudah panas tapi nggak sampai berasap. Kalau nggak punya termometer, tes dengan tusuk kayu: kalau keluar gelembung kecil-kecil berarti sudah pas. Goreng panada dengan api cenderung kecil–sedang supaya matangnya merata dan warna golden brown cantik, sesuai yang tertulis di foto: "GORENG DI MINYAK YANG SAMPAI GOLDEN BROWN". 6. **Cara menyimpan biar tetap lembut** Supaya besoknya masih lembut, setelah panada matang dan uap panasnya agak hilang (hangat, bukan panas banget), langsung masukin ke wadah tertutup rapat. Jangan tunggu sampai benar-benar dingin di udara terbuka, karena itu bikin kulit cepat kering. Untuk isiannya, aku suka kombinasi bihun dan ikan tongkol yang sudah direbus lalu disuwir halus. Bumbu halusnya bawang putih, bawang merah, dan cabe keriting opsional sesuai selera pedas. Di tahap ini penting banget: pastikan bumbu ditumis sampai benar-benar matang dan agak kering, baru turunkan daun salam, daun jeruk, tongkol suwir, dan bihun. Bumbui dengan garam, lada, kaldu bubuk, dan gula aren biar dalamnya gurih seperti di tulisan "DALAMNYA GURIH" di foto. Kalau kamu penasaran sama panada bihun tapi baru pertama kali coba, mulai saja dengan takaran di resep ini. Setelah beberapa kali berhasil, kamu bisa eksplor isi lain, misalnya tanpa bihun, pakai kentang, atau level pedas yang lebih tinggi. Intinya, begitu paham cara membuat kulit panada yang lembut dan mingkem, variasi isi tinggal menyesuaikan selera keluarga. Selamat mencoba di rumah!

Wah kesukaanku. Makasih resepnya👍🥰