1. Potong serong pisangnya...untuk yg bagian dasar loyang. Potong memanjang untuk bagian lapisan atas dan seterusnya.
2. Bikin adonan nagasar...campur semua bahan jadi 1...lalu saring.
3. Siapkan loyang yg sudah dioles minyak tipis2...lalu tata pisang yg dipotong serong kedalam loyang.
4. Tuang adonan sebanyak 3 centong sayur atau sampai pisang tertutup adonan...pelan2 tuangnya biar pisang tidak mengapung keatas. Kukus selama 8min.
5. Tata pisang yg dipotong memanjang...lalu tuang lagi adonan nagasari sampai pisang tertutup...kukus 10min...lakukan sampai selesai. Lapisan terakhir kukus lebih lama...sampai matang. 6. Kalau sudah matang...keluarkan dari kukusan, biarkan sampai suhu ruang...keluarkan dari loyang. Potong2...bungkus daun bagian pinggir...dan terakhir bungkus dengan plastik. .
Inbox admin jika pemilik postingan tidak berkenan jika kontennya di posting ulang di page ini, kami akan menghapusnya.
2/2 Diedit ke
... Baca selengkapnyaNagasari merupakan salah satu kue tradisional Indonesia yang sangat populer, terutama sebagai cemilan manis dari santan dan pisang. Dalam resep nagasari loyang ini, saya ingin berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana teknik pengukusan bertahap dan pemilihan pisang bisa mempengaruhi hasil akhir kue.
Saya biasanya menggunakan pisang Raja Madu karena teksturnya yang lembut dan rasa manis alami yang sempurna untuk nagasari. Memotong pisang dengan bentuk yang berbeda—serong untuk dasar dan memanjang untuk lapisan atas—bukan hanya membuat tampilan lebih menarik, tetapi juga membantu lapisan adonan dan pisang berbaur dengan baik saat dikukus.
Penting memarut santan segar agar menghasilkan aroma dan rasa santan yang autentik. Saat mencampur tepung beras, tepung tapioka, gula, garam, dan vanilla, menyaring adonan adalah trik agar nagasari tidak bergumpal dan lapisan tetap mulus dan lembut.
Teknik menuang adonan perlahan di atas pisang penting agar pisang tidak mengapung ke atas dan lapisan-lapisan terbentuk dengan rapi. Pengukusan dilakukan berlapis-lapis dengan waktu berbeda pada setiap lapisan, lapisan terakhir dikukus lebih lama supaya matang sempurna.
Setelah nagasari matang, membiarkannya dingin hingga suhu ruang sebelum dikeluarkan dari loyang mencegah kue hancur dan menjaga tekstur. Membungkus dengan daun pisang saat penyimpanan adalah cara alami agar aroma dan rasa nagasari tetap terjaga saat disantap hari berikutnya.
Pengalaman membuat nagasari loyang ini sangat menyenangkan dan hasilnya memuaskan. Rasanya legit, manis, dan teksturnya lembut, cocok jadi hidangan penutup di berbagai acara keluarga maupun teman. Saya sangat merekomendasikan mencoba resep ini untuk yang ingin menikmati kue tradisional dengan sentuhan praktis dan hasil yang tetap lezat.