wanita yang selalu diremehkan dengan keluarga laki² itu sekarang aku, gk pernah dianggap. cuma dijadikan bahan omongan dan selalu dimanfaatkan jika mereka butuh.
... Baca selengkapnyaSebagai wanita pekerja keras, apalagi yang sering diremehkan, kadang kita cuma butuh satu hal sederhana: dihargai. Aku juga pernah ada di posisi di mana capek fisik dan capek batin numpuk jadi satu. Kerja, urus rumah, urus keluarga, tapi ujung-ujungnya tetap dianggap sepele. Dari pengalaman itu, pelan-pelan aku belajar untuk kasih "pujian" ke diri sendiri dulu.
Dulu aku nunggu orang lain muji: keluarga, pasangan, bahkan orang asing di media sosial. Tapi makin ke sini aku sadar, kalau nunggu pengakuan orang, kita akan terus kecewa. Jadi aku mulai dengan hal kecil: setiap selesai beresin satu hal, aku bilang ke diri sendiri, "Kamu hebat, kamu kuat, kamu sudah berusaha." Kedengarannya sepele, tapi efeknya besar banget ke rasa percaya diri.
Pujian untuk wanita pekerja keras itu bukan cuma soal kata-kata manis, tapi juga bentuk penghargaan yang nyata. Misalnya, kasih waktu istirahat ke diri sendiri tanpa rasa bersalah. Dulu aku merasa bersalah kalau rebahan sebentar, seolah-olah malas. Padahal tubuh dan hati kita butuh istirahat. Sekarang kalau capek, aku izinkan diri sendiri untuk berhenti sebentar dan itu adalah bentuk rasa sayang ke diri sendiri.
Aku juga belajar untuk selektif sama omongan orang. Ada keluarga laki-laki yang cuma tahu mengkritik, tapi nggak pernah benar-benar paham perjuangan kita. Di titik itu, sikap "bodo amat" justru menyelamatkan mental. Bukan berarti kita nggak peduli, tapi kita pilih mana suara yang layak didengar dan mana yang cuma sampah. Saat kita fokus ke suara hati sendiri, pelan-pelan rasa sakit karena diremehkan jadi berkurang.
Kalau kamu adalah wanita yang lagi berjuang, entah sebagai ibu rumah tangga, pekerja kantoran, pedagang, atau apa pun, percayalah: kerja keras kamu itu berharga. Meski orang lain nggak kasih pujian, kamu tetap layak disebut wanita kuat dan wanita hebat. Tulis pencapaian kecil kamu, lihat perjalanan kamu dari dulu sampai sekarang, dan apresiasi setiap langkah kecil. Karma itu selalu berlaku, begitu juga dengan hasil dari kerja keras yang nggak kelihatan hari ini, tapi pelan-pelan akan muncul.
Pada akhirnya, pujian paling tulus untuk wanita pekerja keras adalah ketika kita berani berkata ke diri sendiri: "Aku cukup, aku berharga, dan aku bangga sama diriku." Saat kamu sudah sampai di titik itu, omongan miring dari siapa pun akan terasa makin nggak penting, dan kamu bisa menatap kamera dengan senyum tenang, tahu bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik untuk hidupmu.
sabar ya