... Baca selengkapnyaSejujurnya dulu aku sering bingung, semprot parfum di bagian mana biar tahan lama, apalagi sebagai wanita berhijab yang area tubuhnya banyak tertutup. Setelah coba-coba, ternyata lokasi semprot parfum itu ngaruh banget ke ketahanan dan sebaran wanginya.
Pertama, soal titik nadi. Titik nadi parfum yang paling sering dipakai itu di leher dan pergelangan tangan. Di leher, aku biasanya semprot sedikit di sisi kanan dan kiri, bukan di tengah, supaya nggak terlalu mengganggu kalau kulit kamu sensitif. Buat yang berhijab, bisa semprot di area leher yang tertutup hijab, lalu biarkan wangi menempel di kainnya. Jadi ketika hijab bergerak, wanginya pelan-pelan kecium tanpa terasa berlebihan.
Di pergelangan tangan, jangan digesek-gesek (jangan digosok satu sama lain), karena itu bisa merusak lapisan parfum dan bikin wanginya cepat hilang. Cukup semprot 1–2 kali, biarkan kering sendiri. Ini titik favoritku karena gampang di-reapply kalau wanginya mulai pudar.
Rambut juga jadi titik semprot parfum yang bikin wangi tahan lama, tapi jangan langsung semprot ke rambut kalau parfum kamu banyak alkohol, nanti rambut jadi kering. Trik aku: semprot parfum sedikit ke udara, lalu jalan pelan lewat “kabut” parfum itu, jadi wanginya nempel lembut di hijab dan rambut. Buat kamu yang berhijab full, bisa semprot di bagian luar hijab dan sedikit di bagian dalam dekat dada.
Banyak yang nanya, apakah boleh semprot parfum di leher? Jawabannya: boleh, asal kulit kamu nggak sensitif dan jangan berlebihan. Kalau kamu berhijab dan pengen lebih aman, bisa pilih parfum yang lembut atau khusus kulit sensitif, lalu semprot tipis di leher dan dada yang tertutup hijab dan baju. Ini bantu wangi tetap kerasa di area atas tubuh.
Selain tubuh, titik semprot parfum di baju juga penting. Aku biasanya semprot dari jarak sekitar 20 cm ke bagian dada dan sedikit ke betis atau bawah rok/celana. Di betis dan belakang tengkuk lutut, wangi akan naik pelan ke atas seiring kamu bergerak. Tapi hati-hati kalau baju kamu dari bahan sensitif (kayak sutra), coba dulu di sudut kecil biar pasti nggak ninggalin noda.
Untuk wanita berhijab, cara pakai parfum yang benar menurut pengalamanku adalah fokus di titik nadi yang tertutup: leher, dada, pergelangan tangan, belakang telinga yang tertutup hijab, plus baju di bagian depan. Wangi tetap tahan lama, tapi tetap sopan dan nggak terlalu menyengat.
Kalau kamu sering aktivitas outdoor atau naik kendaraan umum, tambahan semprot sedikit di rambut/hijab dan betis bisa bikin wangi lebih seimbang dari atas sampai bawah. Intinya, pilih beberapa titik favorit, jangan semua disemprot banyak-banyak, karena kadang wangi yang terlalu kuat malah bikin nggak nyaman.
Kamu biasanya semprot parfum di bagian mana biar tahan lama? Di leher, baju, atau cuma di pergelangan tangan? Coba share juga pengalamanmu, siapa tahu kita bisa saling tukar tips cara memakai parfum yang paling cocok buat wanita berhijab dan juga buat yang nggak berhijab.
kalau aku gak bisa di rambut kak. kulit kepalaku sensi😭😭