Penyelamatan Seseorang Yang Ingin di KD*T
Di Tahun 2024, entah di hari apa pada saat itu, setibanya Malam hari pukul 23.00, Saya seketika iseng keluar rumah dengan tujuan untuk cari² angin supaya bisa sedikit merasa rileks. Kondisi sekitar rumah saya sangat sepi, tapi masih ada orang² yang nongkrong (karena tetangga saya ada juga yg buka warkop di rumahnya (di Teras rumahnya)).
Supaya tidak dilihat sebagai anak yg kurang ajar, saya sedikit menyapa warga yang nongkrong di situ hehehe.. .
Saya pun melewati ujung Gg rumah saya (karena rumah saya berada di Gg, bukan langsung depan jalan raya besar), dan karena posisi Gg rumah saya pagarnya sudah ditutup jadi saya nyelonong di sela-sela Pagarnya (ya... ternyata muatlah badan Saya).
Akhirnya setelah itu, melewati perempatan² Gg yg banyak (ada 1 s/d 6 Gang) saya merasa keadaannya sepi tapi bukan sepi pada umumnya. Maksudnya, sepi bukan pada umumnya, kan biasanya pun ada pedagang yang sengaja jualan malam².
Saya pun tidak menghiraukan hal tersebut, saya fokus saja Ama tujuan awal saya (mencari angin). Dengan posisi hanya berjalan kaki di malam hari, Saya melewati setiap rumah² yg hening, setibanya di suatu rumah yang bagian Terasnya terdapat lampu yang menyala, tapi tidak terlalu terang, seperti pesona vintage jaman dulu. Saya mendengar didalamnya seperti suara teriakan yang lumayan terdengar sampai keluar.
Saya sempat berhenti sejenak hingga mendengarkan suara tersebut. Sehingganya ada 1 bapak² (yg tidak terlalu tua, tapi perawakannya seperti sudah punya menantu) sama melewati rumah tersebut. Ia sempat bertanya kepada Saya "Mas, njenengan ada apa disini?". Saya ujar "oh, niki Pak, enten tonggo suarane kemriyak sampe njobo kene (oh, ini Pak, ada suara tetangga sini yang berisik sampe di luar sini).
Bapak² tersebut ujar lagi "oh, biarin aja Mas, itu mungkin masalah pribadi orangnya". Seketika saya langsung menalarkan "kalo cmn masalah pribadi, ndak sampe suaranya sampe keluar sini, apalagi ini malam". Saya mencoba akrab dengan bapak tersebut untuk berusaha mengecek ke dalam, dengan suasana malam sunyi tersebut, warga lain Gg itu pasti sudah tidur semua, jika ada satupun yang nyelonong sembarangan masuk kesana, pasti Saya dan Bapak² tersebut yang kena. Masalahnya, dengan suara berisik seperti itu sampai keluar, kenapa tidak ada satupun warga yang keluar untuk ngecek?.
Dan untungnya, RT di Gg tersebut mengecek keluar rumah & sadar dari suara berisik tersebut. Saya termasuk Bapak² (yg berpapasan dengan Saya) juga Pak RT Gg tersebut, memutuskan untuk langsung saja mengecek ke dalam, tidak peduli mau dibilang nyelonong mau dibilang nggrebek kita usahain masuk aja.
Untuk posisi lebar panjang rumah tersebut, Saya tidak tau. Tapi, rumah tersebut memiliki pintu, jendela, model atapnya seperti perawakan Rumah Orang Belanda (benar anggaplah seperti perawakan Rumah Belanda).
Saya, Bapak² (umur 40-an) & Pak RT tanpa pikir lama, langsung kita manjat pagarnya pelan² dan briefingnya kita langsung dobrak saja pintunya (nggak peduli itu Malam hari).
1... 2... 3 duaaaaarr! kita ber-3 berhasil dobrak pintu dan langsung masuk ke dalam Kamarnya.
Disitu lah saya melihat, Laki² yang berusaha kekerasan (KDRT) pada Perempuannya. Kalo saya ingat², mereka ini pasangan nikah muda yang ngontrak di rumah tersebut. Posisi perempuannya di pojokkin di ujung kasur bagian tembok (bukan di sudut kamar, tapi lurusnya dari menghadap pintu masuk Kamar) dengan kondisi tel****ng perempuannya. Otomatis saya langsung "ASTAGHFIRULLAHHAL'ADZIIM, ini apa²an??".
Dengan bantuan Pak RT nya & Bapak² (umur 40-an tersebut), berhasil lah Lakinya dibawa keluar dan diamankan keluar rumah. Saya langsung meninggalkan perempuannya (yg tel****ng) supaya ia bisa bebersih & saya ikut melihat Laki nya tersebut.
Lanjut hingga jam 12 s/d set-1 malam, Pak RT berhasil membawa pelaku kekerasan KDR* tersebut ke kediamannya sendiri, sehingga akhirnya 1 s/d 5 warga datang menemui Pak RT nya & melihat pelaku tersebut.
Pak RT pun langsung berterima kasih kepada Saya & Bapak² (umur 40-an tersebut) karena telah mengetahui lebih dulu hal tersebut. Jika kami berdua tidak menghiraukan hal tersebut, maka apa yang akan terjadi pada korban tersebut. Saya pun langsung berpamitan kepada Pak RT nya, juga Bapak² tersebut karena merasa membuat gaduh malam², dan Saya serta Bapak² (umur 40-an itu) melanjutkan perjalanan kembali setelah kejadian tersebut.
Dan sampai lah saya ke rumah dari hasil cari angin hehehe... (ternyata jadi FBI sementara). Dan cerita ini saya simpan sampai sekarang ini. Saya sekarang tidak tau kabar dari Pelaku (laki² nya) & Korban (wanita yang dite*****ngi nya) tersebut, mungkin sudah punya kehidupan sendiri² skrg.
Saya merasa huru-hara dengan pengalaman ini, karena tidak sesuai dari awal tujuannya. Saya random saja sehingga sampai mengungkap/menghentikan Pelaku/Korban KDR*.
[Posisi latar tempatnya saya rahasiakan supaya tidak menimbulkan desas-desus perbedaan pendapat!!].
SAYA TIDAK MENUNTUT ANDA UNTUK PERCAYA, KARENA SAYA HANYA MENCERITAKAN APA YANG SAYA ALAMI SENDIRI SECARA NYATA
Tidurlah saya sampai nyenyak dan hingga kebablasan sampai Jam 5 pagi (telat shalat Shubuh).
selesai lah ceritanya #stories #nyata #masalahrumahtangga













































🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩