Aku termasuk penggemar ketoprak jakarta, tapi karna aku tinggal bukan di jakarta nyari ketoprak tuu susahhhhh bgtt 😩 tapi kali ini karna bosen makan yg digoreng2 dan salad wrap yg bule ituu aku coba buat bikin salad wrap indo ala aku based on jajanan yg aku suka.
Tanpa kalian sadari, salad2 di indo tu jg banyak bgt tauuuu .. kalian cukup rebus semua bahan2 dan udahhh deeehh .. next bikin salad indo apalagi yaa??? (Ngga harus diwrap)
Ps: Selamat mencoba buat yg udah baca postingan ini ☺️
... Baca selengkapnyaSetelah beberapa kali coba-coba bikin salad wrap ala ketoprak ini, aku mulai kepikiran soal dua hal: kalau dijual, packaging salad wrap-nya enaknya gimana, dan kira-kira harga salad wrap yang masuk akal itu berapa.
Pertama soal packaging salad wrap. Karena isiannya lembut (bihun, tahu, tauge, telur) dan pakai rice paper yang gampang sobek, menurutku penting banget pilih kemasan yang bikin wrap tetap rapi dan nggak penyok.
Beberapa opsi packaging salad wrap yang pernah aku coba:
1. Kotak mika bening
– Ini paling simpel dan gampang dicari di toko plastik.
– Enak buat display soalnya kelihatan isiannya, cocok kalau mau dijual online atau titip di warung.
– Pilih ukuran yang pas biar wrap nggak terlalu banyak gerak di dalam kotak, jadi bentuknya tetap cantik.
2. Kertas minyak + food grade paper
– Cara ini lebih hemat dan kelihatan estetik kalau dibungkus model burrito.
– Lapisi dulu dengan kertas minyak biar saus kacang nggak nembus, baru dibungkus lagi pakai kertas cokelat/food grade.
– Cocok buat salad wrap yang mau dibawa bekal kantor atau piknik.
3. Plastik OPP + stiker
– Biasanya dipakai buat snack, tapi bisa juga buat satuan salad wrap.
– Supaya nggak kelihatan polos, bisa tempel stiker kecil berisi nama menu dan tanggal produksi.
– Ini cocok kalau kamu jual online dan ingin tampilan lebih rapi.
Tips kecil dari pengalamanku: kalau pakai saus kacang yang agak encer, lebih baik sausnya dipisah di cup kecil. Jadi wrap-nya dibungkus kering, baru nanti dicelup ke saus saat mau dimakan. Ini ngaruh banget ke tekstur rice paper biar nggak lembek kebanyakan.
Sekarang soal harga salad wrap. Karena isiannya mirip ketoprak, modal sebenarnya nggak terlalu mahal, tapi tetap perlu dihitung.
Kurang lebih komponen modal yang aku catat:
– Rice paper: biasanya isi banyak di satu bungkus, kalau dihitung per lembar cuma beberapa ratus rupiah.
– Tauge, bihun, tahu, telur rebus: ini murah kalau beli sekalian banyak dan dipakai untuk beberapa wrap.
– Bumbu kacang: bisa pakai bumbu instan atau bikin sendiri dari kacang tanah, bawang putih, cabai, air asam jawa, gula, garam.
– Packaging salad wrap: kotak mika atau kertas bungkus per porsi.
Misalnya setelah dihitung, modal per porsi salad wrap ketoprak jatuh di sekitar Rp5.000–7.000 (tergantung bahan dan packaging). Biasanya orang akan naikin harga 2–3 kali modal, jadi harga salad wrap bisa di rentang Rp12.000–18.000 per porsi, apalagi kalau tampilannya rapi dan sehat-friendly.
Kalau mau jual, kamu juga bisa bikin beberapa varian: versi pedas banget, versi tanpa telur, atau versi full sayur. Tinggal sesuaikan isi di rice paper dan tulis jelas di label packaging biar pembeli nggak bingung.
Buatku, serunya bikin salad wrap Indonesia ini bukan cuma di rasanya yang kayak jajanan favorit, tapi juga di eksplor packaging dan harga kalau suatu saat pengen seriusin jadi produk jualan. Kamu bisa mulai dari skala kecil: tes dulu ke keluarga dan teman, lihat feedback soal rasa, tekstur, dan kemasannya, baru pelan-pelan upgrade.
Looks so yummy.. izin recook ya kakkk 🥰