AchmadNasori.Se
AchmadNasori.Se
Kesombongan sering kali tersembunyi dalam hati kita tanpa kita sadari. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya menyadari bahwa kesombongan bukan hanya saat kita menyombongkan diri secara terang-terangan, tetapi juga ketika kita merasa paling benar dan paling baik dibandingkan orang lain. Ayat QS. Lukman:18 menegaskan pentingnya untuk tidak memalingkan wajah atau berjalan di bumi dengan angkuh karena Allah tidak menyukai orang yang sombong. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita terjebak dalam merasa sudah mencapai sesuatu yang lebih baik, sehingga lupa bahwa semua pencapaian adalah rahmat dan anugerah. Kesombongan ini bisa merusak hubungan sosial dan menjauhkan kita dari kebaikan. Oleh karena itu, penting untuk selalu introspeksi dan menjaga sikap rendah hati. Saya juga menemukan bahwa bersikap rendah hati bukan berarti menyepelekan diri, tetapi mengakui bahwa kita selalu bisa belajar dan berkembang. Dengan menghindari kesombongan, kita dapat memperbaiki hubungan dengan orang lain dan menciptakan lingkungan yang harmonis serta penuh rasa hormat. Sebagai tambahan, aplikasikan prinsip dari ayat ini dengan praktik sederhana seperti mendengarkan dengan rendah hati, menghargai pendapat orang lain, dan tidak mudah merasa paling benar. Hal-hal kecil tersebut membantu kita menjaga hati tetap bersih dari kesombongan.






















































