... Baca selengkapnyaSebagai ibu, aku juga pernah pusing cari ide bb booster bayi 6 bulan yang aman dan gampang dimakan sama bayi. Bayi biasanya mulai suka ngemil di sela jam makan utama, jadi aku cari cemilan bayi yang teksturnya lembut, rasanya ringan, tapi tetap padat gizi.
Snack MPASI booster bb bayi 6 bulan yang aku suka banget adalah campuran kuning telur omega, wortel parut, air, dan santan yang dikukus sampai matang. Hasil akhirnya mirip puding lembut, gampang dilahap bayi dan enggak bikin seret. Kuning telur omega bantu tambah lemak baik dan protein, wortel untuk serat dan vitamin A, santan jadi sumber lemak yang bisa bantu menaikkan berat badan kalau dikasih rutin.
Biasanya aku jadikan ini sebagai cemilan bayi di antara sarapan dan makan siang, atau antara siang dan sore. Porsinya jangan terlalu banyak dulu ya, terutama untuk bayi 6 bulan yang baru belajar makan. Aku mulai dari 2–3 sendok kecil, lihat dulu respons bayi. Kalau dia suka dan enggak ada tanda alergi (ruam, muntah, diare), pelan-pelan bisa ditambah porsinya.
Supaya snack ini makin menarik buat bayi, kadang setelah matang aku haluskan lagi sedikit dengan sendok atau garpu, jadi teksturnya benar-benar lembut. Kalau bayi sudah agak besar (7–8 bulan) dan sudah lebih jago mengunyah, teksturnya bisa dibiarkan sedikit lebih padat. Aku juga suka kombinasikan snack ini dengan potongan kecil buah matang yang lembut, misalnya pisang atau alpukat, untuk variasi rasa dan kalori tambahan.
Untuk kamu yang lagi cari menu mpasi booster bb bayi 6 bulan, tipsku: fokus ke bahan tinggi lemak sehat seperti kuning telur, santan, alpukat, keju (kalau sudah siap), dan minyak zaitun, tapi tetap perhatikan reaksi tubuh bayi. Jangan lupa tetap seimbangkan dengan karbohidrat (nasi, kentang, ubi) dan protein lain seperti ayam atau ikan di menu utama.
Yang penting, naik berat badan bayi itu proses, enggak selalu kelihatan dalam beberapa hari. Konsisten saja kasih cemilan bayi yang bergizi seperti snack bb booster ini 1–2 kali sehari, sambil tetap pantau berat badan di buku KMS atau ke dokter anak. Selama bayi aktif, pipis lancar, dan tumbuh kembangnya baik, biasanya pelan-pelan berat badan akan ikut naik juga.