... Baca selengkapnyaAku dulu taunya lemet jagung atau lepat jagung itu cuma jajanan pasar yang dibeli di tukang kue tradisional. Setelah punya bayi dan mulai MPASI, aku coba bikin sendiri lemet jagung versi lebih lembut dan manis alami dari jagung manis kukus. Ternyata gampang banget dan bisa jadi snack MPASI bb booster yang lumayan mengenyangkan.
Biasanya aku pakai jagung manis kukus dulu sebentar supaya bijinya lebih empuk dan wangi. Setelah dikukus, jagung dipipil lalu aku haluskan pakai chopper. Di tahap ini, tekstur bisa disesuaikan: kalau untuk bayi yang baru mulai MPASI, jagungnya aku haluskan sampai benar-benar lembut. Kalau untuk anak yang sudah lebih besar atau buat camilan keluarga, aku biarkan sedikit bertekstur biar ada sensasi menggigit.
Supaya rasanya gurih dan kalori lebih tinggi, aku tambahkan santan sekitar 2 sdm ke dalam chopper. Santan ini bikin lemet jagung jadi lebih lembut dan creamy. Lalu aku pecahkan satu butir telur ke dalam campuran jagung dan santan untuk menambah protein. Untuk rasa manis, kadang aku pakai sedikit gula merah, tapi ini opsional banget. Kalau untuk bayi di bawah satu tahun, aku biasanya skip gula merah dan mengandalkan manis alami dari jagung.
Setelah semua bahan tercampur, baru masuk tepung beras. Tepung beras ini fungsinya untuk mengikat adonan supaya bisa dibentuk dan tidak hancur saat dikukus. Aduk sampai adonan lemet jagung rata dan tidak terlalu encer. Kalau terlalu cair, lemet akan lembek dan susah dibungkus; kalau terlalu kental, tinggal tambah sedikit santan atau air.
Untuk membentuk lepat jagung, aku pakai daun pisang. Daun dipanaskan sebentar di atas api supaya lentur dan tidak mudah robek. Ambil satu sendok adonan, taruh di tengah daun, lalu gulung dan lipat kedua ujungnya. Susun rapi di panci kukusan yang sudah dipanaskan, lalu kukus sampai matang. Biasanya butuh sekitar 20–30 menit tergantung besar kecilnya lemet.
Selain jadi snack MPASI, lemet jagung ini juga enak banget sebagai jajanan pasar dari jagung untuk orang dewasa. Disajikan hangat dengan teh atau kopi, rasanya mirip jajanan tradisional yang sering dijual di pasar. Kalau anak sudah besar, bisa ditambah parutan kelapa muda di atasnya setelah matang.
Tipsku: pilih jagung manis yang masih muda supaya hasil akhirnya lembut, dan jangan terlalu pelit santan kalau mau teksturnya lebih creamy. Buat stok, lemet jagung bisa dikukus setengah matang dulu lalu disimpan di kulkas, nanti kalau mau dimakan tinggal dikukus lagi sampai panas. Praktis untuk camilan keluarga di rumah.
berapa bulan kak