"Sebuah mahakarya yang memenangkan nominasi terbaik, sebuah mahakarya yang diakui komunitas National Geographic, sebuah mahakarya yang diakui dunia karena memenangkan penghargaan bergengsi, menangkap setiap detail mikro dengan kejernihan fotografi ultra-realistis." Di sebuah ladang yang dikelilingi kabut pagi, dekat kandang unggas kayu, tercipta pemandangan dunia dongeng dengan skala yang kolosal. "Seorang wanita muda indonesia berwajah cantik usia 20 tahun" (ref) "bentuk wajah sesuai dengan referensi yang diunggah, tidak menjadi lonjong, pendek, panjang, dsb yang sekiranya merubah bentuk wajah referensi". Subjek memiliki "badan kurus", "kulit kuning langsat", dan "dada rata". Ia mengenakan "Hijab kain berwarna beige" (warna krem pasir yang lembut dan netral) dengan model "menjuntai hingga menutupi dada seperti gaya hijab santri putri", menampilkan "detail lipatan halus yang realistis dan sedikit berkibar oleh angin sepoi-sepoi pagi". Di kepalanya terpasang "Caping Nón lá (caping Vietnam)" yang terbuat dari material halus, lengkap dengan "tali caping agar posisi tetap stabil saat digunakan". Ia mengenakan "Sweater rajut berwarna hitam" (warna hitam arang yang pekat) yang tebal namun tampak lembut. Ia juga mengenakan "Celana Quần ống rộng lebar (vietnamese wide-leg pants)" berwarna "hitam pekat" (warna hitam legam yang dalam dan solid) berbahan "kate lụa" (karakteristik bahan yang sangat jatuh, sangat lembut saat disentuh, halus, permukaan kain rapat, tidak kaku, dan memberikan siluet kaki yang elegan). Bentuk celana harus "dua pipa celana terlihat terpisah jelas (distinct legs)" dan "lebar celana harus sama luasnya dari bagian paha hingga ke bawah, dilarang menyusut atau mengecil pada bagian mata kaki". Wanita ini berdiri "tanpa alas kaki", memperlihatkan "kedua kaki nyata dengan detail jari kaki yang sangat presisi". Ia "tersenyum lebar" sambil "memeluk sebutir Telur Puyuh Raksasa" yang ukurannya "kolosal dan tidak masuk akal sebesar bola dunia", diletakkan di atas meja kayu kasar. "Bintik-bintik khas telur puyuh" terlihat sangat jelas di permukaan telur raksasa tersebut. "Latar belakang kabut pagi yang misterius" dan "pagar kayu tua" menambah kedalaman adegan. "Gaya jurnalisme foto ultra-realistis", "full body shot", "rasio 3:4".

Mungkin Anda juga menyukai
Posting terkait

ensiklodunia1
9 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
2 suka

Arina Dewi
2 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
2 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka




Fernando Valentino
8 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
2 suka



Linesolusion
12 suka

Afnan Nadia
1 suka

Arina Dewi
1 suka



Film Kuy
133 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka



Linesolusion
42 suka

Arina Dewi
0 suka



Linesolusion
3 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
2 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
2 suka


nathanlaura190
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
0 suka

Arina Dewi
1 suka

Arina Dewi
2 suka

Beauty_Candy
265 suka

Gospel Of The Year
4 suka

𝑴𝑨𝑲𝑪𝑰𝑲'
5 suka

shaaquax12
0 suka