Perjanjian di Rumah Tua Terbengkalai
"Sebuah mahakarya yang diakui dunia karena memenangkan penghargaan bergengsi dalam kategori sinematik horor-fantasi," menampilkan Subjek "seorang wanita muda indonesia berwajah cantik usia 20 tahun (referensi), memiliki bentuk wajah sesuai dengan referensi yang diunggah, tidak menjadi lonjong, pendek, panjang, dsb yang sekiranya merubah bentuk wajah referensi, dengan karakteristik tubuh kurus, wajah tirus yang tidak tembem, kulit kuning langsat, dan dada rata," mengenakan Outfit kepala berupa "Hijab kain (bukan kerudung dan bukan hijab instan), bahan voal premium, model layered square hijab, ujung hijab disematkan di bahu dengan pin, menutupi dada, tekstur kain ringan dan jatuh (hijab seperti hijab santri putri), tampilan sangat realistis dengan detail lipatan halus, berwarna merah cabai (merah yang sangat cerah, berani, dan solid)," dipadukan dengan Atasan "kaos berwarna krem lengan panjang yang tekstur kainnya terlihat sangat jelas dan detail," serta Bawahan "Celana Quần ống rộng lebar (vietnamese wide-leg pants) berwarna hitam pekat berbahan Kate Lụa Tơ Tằm (kain sutra katun yang sangat lembut, tidak menerawang, ringan, jatuh dengan estetika alami, mengkilap mewah, dan memberikan sirkulasi udara yang baik), di mana dua pipa celana terlihat terpisah jelas (distinct legs), LEBAR CELANA MULAI PAHA HINGGA BUKAAN KAKI WAJIB LEBAR 30 CM DAN DILARANG MENYUSUT DI BAGIAN MATA KAKI, bentuk celana harus terlihat lebar dan biarkan Celana Quần ống rộng lebar apa adanya, bukan mengikuti fashion atasan maupun alas kaki (Celana WAJIB LEBAR, DILARANG MENYUSUT)," untuk bagian Alas kaki "wanita ini tampil tanpa alas kaki, memperlihatkan detail telapak kaki dan jari-jari kaki yang menyentuh lantai berdebu secara utuh," dilengkapi Asesoris "genggaman kertas perjanjian kuno yang terlihat kusam dan rapuh di tangan yang gemetar," dengan Ekspresi "takut, cemas, namun menunjukkan raut terpaksa yang sangat emosional," melakukan Aktifitas "berdiri mematung di tengah ruangan sambil menghadapi sosok misterius," dalam Pose "tubuh yang sedikit gemetar dengan kedua tangan memegang erat kertas di depan dada," berlokasi di "tengah ruang tamu rumah tua yang terbengkalai, penuh dengan debu tebal dan sarang laba-laba di setiap sudut," dengan Latar "tirai jendela yang robek-robek," dan Background "sesosok bayangan hitam tinggi dengan mata merah menyala yang muncul mengintimidasi dari balik bayang-bayang," pada Waktu "malam hari yang mencekam," menggunakan Properti "kertas perjanjian kuno dan kabut tipis yang menyelimuti lantai," di mana berlaku hukum dunia dongeng yaitu "wanita ini seolah hidup di dua alam; meski di dalam air ia tetap kering seolah di udara, namun jika terpercik air atau terendam sebagian maka pakaiannya menjadi basah namun TETAP TIDAK mengembang dan TIDAK melekat di kulit, dan karena tidak ada angin di dalam ruangan ini maka hijab tetap diam tidak berkibar," didukung oleh Pencahayaan "cahaya bulan pucat yang masuk melalui jendela pecah, menciptakan rim lighting dingin pada siluet wanita dan memberikan efek dramatis pada mata merah sang bayangan," menggunakan Komposisi "low angle shot untuk memberikan kesan sosok bayangan lebih dominan dan mengintimidasi, memperlihatkan seluruh tubuh wanita dari bawah ke atas secara full shot body," dengan Tone "ultra-realistis, gelap, dan atmosferik," dalam Gaya Foto "supernatural photography ultra-realistis," diambil dari Sudut kamera "rendah (low angle)," dengan Rasio "3:4," disertai Negatif Prompt: "kartun, 3d, artistik, anime, ilustrasi datar, blur, distorsi wajah, detail berlebih yang tidak natural, celana tidak lebar, rok, skirt, dress, gaun, kain menyambung di antara kaki, satu lubang kaki," Peringatan: "WAJIB menuruti prompt, Dilarang memodifikasi prompt."













































