bon appetit, your majesty
Banyak yang penasaran, Bon Appetit, Your Majesty itu sebenarnya tentang apa sih? Dari potongan dialog kayak “Sudah kubilang itu beracun! Jangan disentuh. Ini adalah gocu, cabai!” sampai “sekarang aku bisa membuat gocugaru”, kelihatan banget kalau drama ini ngambil tema sejarah makanan, khususnya soal cabai yang dulu dianggap racun. Jadi, secara garis besar, Bon Appetit, Your Majesty adalah drama bernuansa sejarah (sageuk) yang fokus ke dunia makanan di istana. Ceritanya ngikutin kehidupan di kerajaan saat mereka pertama kali mengenal cabai yang dibawa orang barat. Di dialog OCR disebut, “Beberapa tahun lalu, kami menyelamatkan orang barat yang kapalnya karam, ini tanda terima kasih mereka.” Dari situ, cabai awalnya dipakai sebagai racun dan bahkan disebut sempat bikin orang mati karena nggak tahu cara mengolahnya. Yang bikin menarik, ada momen ketika tokohnya bilang, “Sekarang aku bisa membuat gocugaru.” Gochugaru itu bubuk cabai yang sekarang jadi bahan penting di masakan Korea, terutama kimchi. Di drama ini, proses dari yang awalnya dianggap tanaman beracun sampai akhirnya jadi “rezeki nomplok” buat istana itu digambarkan dengan cara yang kocak tapi tetap bikin penasaran. Dialog “Paduka, ini rezeki nomplok!” nunjukin gimana tokoh-tokohnya pelan-pelan sadar kalau tanaman yang dulu dipakai sebagai senjata ternyata bisa jadi bahan makanan yang luar biasa. Kalau kamu tipe penonton yang suka drakor dengan nuansa makanan kayak Let’s Eat atau Jewel in the Palace tapi dibumbui komedi dan sedikit ketegangan politik istana, kemungkinan besar bakal cocok sama drama ini. Fokus ceritanya bukan cuma romance, tapi juga eksplorasi rasa, eksperimen masak, sampai momen-momen konyol ketika para tokoh nyobain sesuatu yang super pedas untuk pertama kalinya. Dari sisi vibe, Bon Appetit, Your Majesty terasa ringan tapi tetap ada sentuhan sejarah: bagaimana pengaruh orang barat, gimana kerajaan memandang tanaman baru, dan gimana kebiasaan makan masyarakat waktu itu. Buat yang nanya “Bon Appetit Your Majesty tentang apa?”, jawaban simpelnya: tentang seorang tokoh di istana yang menemukan potensi besar dari cabai/gocu yang dulunya dianggap racun, lalu mengubahnya jadi hidangan yang disukai sampai level keluarga kerajaan. Pengalaman nonton jenis drama seperti ini biasanya bikin lapar, karena tiap episode bakal ada adegan masak atau makan. Jadi saran pribadi: siapin cemilan sebelum mulai. Dan kalau kamu suka belajar hal baru dari drakor, di sini kamu bisa sekalian tahu sedikit sejarah cabai dan gochugaru di Korea, walau tentu saja dikemas dengan bumbu fiksi. Intinya, ini bukan sekadar drakor kerajaan biasa. Ada humor, ada makanan, ada cabai yang berakhir jadi “harta karun” kuliner. Cocok buat kamu yang lagi cari tontonan baru bertema makanan dan penasaran sama cerita di balik dialog “Di sini tanaman itu ditanam sebagai racun” sampai akhirnya jadi sumber kebahagiaan di meja makan istana.



























































