Jangan Main Medsos

Kec. Indramayu
2025/9/1 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDi era digital saat ini, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, untuk pengguna yang masih mudah merasa baper (bawa perasaan) dan belum memiliki selera humor, bermain di medsos bisa menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan. Sikap baper seringkali membuat seseorang merasa tersinggung atau stres oleh komentar negatif atau situasi yang sebenarnya bisa dihadapi dengan santai. Memiliki selera humor adalah salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan mental saat menggunakan media sosial. Humor membantu kita melihat sisi ringan dari permasalahan yang ada dan tidak terlalu terbawa emosi. Misalnya, mengetawakan hal-hal unik seperti "ayam anak yang dicat warna-warni" bisa menjadi cara untuk melepas stres dan menghibur diri sendiri serta orang lain. Selain itu, penting juga untuk mengatur durasi penggunaan media sosial agar tidak terlalu lama. Terlalu sering membuka atau berinteraksi di media sosial bisa membuat seseorang semakin mudah terbawa perasaan. Oleh karena itu, mulai batasi waktu bermain medsos dan fokus pada interaksi yang positif serta membangun. Bagi yang merasa masih mudah baper, disarankan untuk mencari hobi atau aktivitas lain di luar dunia maya yang bisa membantu mengalihkan perhatian dan meningkatkan mood, seperti berkumpul bersama keluarga, berolahraga, atau menekuni kegiatan kreatif. Dengan begitu, pengalaman menggunakan media sosial menjadi lebih sehat dan menyenangkan. Sebagai tambahan, mengenali tanda-tanda emosional ketika bermain media sosial juga penting. Bila mulai merasa stres, marah, atau cemburu, ada baiknya berhenti sejenak dan melakukan aktivitas yang menenangkan. Menjaga keseimbangan antara dunia maya dan nyata akan membantu kita menggunakan media sosial dengan bijak dan tetap dalam kendali emosi.

Posting terkait

Gambar seorang wanita berhijab hijau muda dengan latar belakang jalanan kota yang buram. Teks utama berbunyi "HISAB PARA KONTEN KREATOR DI AKHIRAT KELAK" dan "Dosa medsos yang jarang di perhatikan kreator IRT".
Tumpukan toples berisi kue kering dan makanan ringan di sebuah toko. Teks di atasnya menyatakan "hanya membuat dosa" dan "Para konten kreator, mereka membuat konten yang tidak bermanfaat, dan hanya membuat dosa di medsos lainnya."
Sebuah tangan memegang gelas ukur bening dengan cairan di dalamnya. Teks di atasnya berbunyi "Konten religi" dan "Apalagi konten tentang agama yang mengajak melakukan amalan yang tidak ada tuntunannya dalil sunnah ataupun dalam Al-Qur'an."
Dosa medsos bisa bikin IRT di HISAB di akhirat 🥀
Hi lemonade 🍋 Dunia medsos sekarang ini memang seperti kebutuhan bagi kita. Semua lengkap ada di medsos, berita, pengetahuan dll Sampe kita lupa bahwa ada dosa medsos di dalamnya. Sebagai konten kreator, aku tidak hanya bertanggung jawab atas diriku tetapi juga terhadap penonton kontenku.
dibu ✨

dibu ✨

269 suka

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berbicara tentang rencana pembatasan akses media sosial bagi anak usia 13-16 tahun mulai Maret 2026. Latar belakang menunjukkan logo Save the Children dan Komdigi.
Pemerintah berencana membatasi penggunaan media sosial (Medsos) untuk anak usia 13-16 Thn
Pemerintah berencana membatasi penggunaan media sosial (Medsos) untuk anak usia 13 hingga 16 tahun tergantung dari risiko masing-masing platform. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan penerapan pembatasan itu ditargetkan terlaksana mulai Maret 2026. "Tahun depa
Ogalelano

Ogalelano

0 suka

Gambar menunjukkan judul "Hati-hati Main Sosmed Bisa bikin dosa Jariyah" dengan latar belakang seorang wanita berhijab kuning. Di tengah terdapat jendela aplikasi media sosial seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, Lemon8, CapCut, dan Picsart.
Gambar menampilkan tiga poin tentang hal-hal yang bisa menyebabkan dosa jariyah di media sosial: menyebar konten viral belum tentu benar, mengumbar aurat dan maksiat, serta konten pamer yang membuat orang iri. Latar belakangnya adalah interior ruangan dengan confetti.
Gambar ini melanjutkan daftar hal yang bisa menyebabkan dosa jariyah: posting hal sesat dan posting gosip berujung ghibah. Terlihat seorang wanita berhijab dan seorang anak, dengan pesan penutup untuk berhati-hati dalam posting atau repost di media sosial.
Main Sosmed jadi dosa Jariyah?
Hi Lemonade 🍋 Apa yang aku post ini tujuannya tidak lain tidak bukan adalah untuk kebaikan kita semua, untuk reminder temen-temen di Lemon8 maupun saya sendiri. semogaa dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT buat yang Muslim. #TakutDosa #GoodBye2025 #2025recap #SetujuGak #AkuPernah
Inggriet

Inggriet

6 suka

FYI Anak di Bawah 15 Tahun, Dilarang Main Medsos di Denmark! | React with Bestie Di Denmark, anak di bawah umur 15 tahun bakal dilarang buat main medsos. Wih... Di era digital kayak gini, dilarang? Gimana tuh rasanya ya? Yuk kita react bareng di React with Bestie~ Link 1: https://rumble.com/v
Nuha Aiza 73770105101518

Nuha Aiza 73770105101518

0 suka

Hati² dg Poto di medsos jaga selalu aurat ,jaga diri tutup aurat
@Gemini 0612 cin1206getas

@Gemini 0612 cin1206getas

0 suka

Gambar menampilkan judul 'Cara Kurangi Scroll Sosmed Selama Bulan Puasa' dengan teks ajakan mencoba cara ini karena sering tanpa sadar scroll 1 jam. Latar belakang seorang berbaring melihat ponsel.
Gambar menjelaskan 'Kenapa Scroll Sosmed Jadi Lebih Sering Saat Puasa?' karena otak mencari distraksi saat bosan. Masalahnya meliputi waktu habis, energi terkuras, dan membandingkan hidup orang lain.
Gambar menyarankan 'Buat Jam Khusus untuk Sosmed', contohnya 30 menit setelah buka dan 20 menit malam hari. Di luar itu, hindari aplikasi agar scroll tidak mengambil alih hari.
Cara Kurang Scroll Sosmed di Bulan Puasa🙅🏻‍♀️🤳🏻
Kadang kita nggak sadar, yang bikin lelah bukan cuma kerja atau sekolah… tapi terlalu banyak konsumsi informasi. Scroll tanpa tujuan pelan-pelan menguras fokus, membandingkan hidup, dan bikin hati terasa penuh. Ramadhan itu momen melatih kendali diri. Kalau lapar saja bisa ditahan, masa noti
vinda 🌻

vinda 🌻

7 suka

Gambar menampilkan meja belajar dengan laptop dan buku, dihiasi tulisan "4 APLIKASI YANG HARUS Kamu STOP saat puasa!!!". Terdapat ikon-ikon aplikasi media sosial, termasuk logo video pendek, logo kamera, dan simbol '@', yang menyarankan untuk mengurangi penggunaannya selama bulan puasa.
STOP BUKA INI PAS PUASA! BIAR MENTAL….
Biar mental aman saat puasa jujur aku kurangin banget bukain sosmed yang punya isi konten short video dan bener bener bahas soal berita viral, Aku ngrasa semakin ngga terkena paparan duniawi, ibadah dan mentalku makin fokus dan ini beberapa hal yang aku rasain setelah kurangin screen time: 1.
Kinara

Kinara

6 suka

Gambar ini menampilkan seorang wanita berhijab pink dengan latar belakang biru, disertai teks "HATI HATI Tren Ngem!s Online Di SOSMED" dan karakter kartun kuning. Di bagian bawah terdapat tulisan "Kenali ciri cirinya" dengan panah, serta logo Lemon8 dan nama pengguna.
Gambar ini berisi dua paragraf teks yang menjelaskan modus pengemis online di media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Teks tersebut merinci cara mereka mengirim nomor rekening dan membuat cerita sedih palsu untuk mendapatkan uang, termasuk klaim tidak makan berhari-hari.
Gambar ini menampilkan dua paragraf teks yang melanjutkan pembahasan modus penipuan online. Teks ini menceritakan modus WA acak meminta uang dengan alasan keluarga sakit dan menggunakan foto palsu, serta menyerukan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan.
Hati Hati M0dus
Kalau memang kita ada rejeki lebih dan mau berbagi, lebih baik kasih ke orang sekitar yg jelas jelas membutuhkan ya Mak, karena kalau orang sehat dan dia sebenarnya mampu untuk cari duit trus kita bantu ntar dia jadi keenakan, kebiasaan, jadi gak mau berusaha dan terus minta minta. #TentangKehi
wiwin | Edu Kreator

wiwin | Edu Kreator

7 suka

Gambar menampilkan pertanyaan "Setuju gak Dengan Kebijakan Pembatasan media sosial untuk anak-anak?" dengan informasi bahwa Indonesia membatasi akses medsos untuk anak usia 13-16 tahun mulai 2026, disertai ikon aplikasi medsos dan dua wanita.
Setuju gak dgn kebijakan pembatasan medsos pd anak
Hai lemonade, Mau tanya donk? Teman lemon, Ada yang setuju gak dengan kebijakan ini? Kalau aku sih setuju, karena menurut pendapat aku medsos banyak mudorotnya untuk anak-anak. Kenapa Medsos harus dibatasi? karena : 1. Kesehatan mental anak jadi terganggu. 2. Anak-anak tidak lepas dari me
Ine_agustine

Ine_agustine

12 suka

Gambar ini menampilkan seorang wanita berhijab biru muda dan berkacamata sedang fokus menggunakan ponselnya sambil duduk di kursi. Terdapat teks "Dosa di medsos yang wajib kamu hindari irt24+" di bagian atas, sesuai dengan tema artikel tentang etika bermedia sosial.
Dosa di medsos yang wajib kamu hindari
Hai teman-teman Lemon semua 🍋💛 Balik lagi sama aku Sekarang ini hampir semua dari kita hidup berdampingan dengan media sosial. Bangun tidur scroll, sebelum tidur scroll lagi. Tapi pernah nggak sih kita kepikiran, apa saja dosa yang bisa terjadi lewat jari-jari kita sendiri? Kadang tanpa sada
Putriesti

Putriesti

9 suka

Lihat lainnya