... Baca selengkapnyaAku pribadi tuh punya nostalgia banget sama bolu sakura, atau ada juga yang bilang roti sakura jadul. Dulu waktu kecil, tiap ada hajatan atau acara di kampung pasti selalu ada kue bolu sakura yang bentuknya mirip bunga, kadang juga disebut bolu bintang karena cetakannya bergerigi cantik. Sekarang, kue sakura ini lagi naik daun lagi, apalagi versi bolu sakura gula merah yang warnanya cokelat keemasan dan wangi legit.
Kalau teman-teman baru mau coba bikin, menurutku kunci bolu sakura kukus itu ada di tekstur adonan dan cara ngukus. Untuk rasa jadul yang khas, biasanya pakai campuran gula merah dan sedikit gula pasir supaya manisnya pas dan warna bolunya cantik. Gula merahnya sebaiknya disaring dulu setelah direbus dengan sedikit air, jadi waktu dicampur ke adonan hasilnya halus dan tidak bergerindil.
Untuk cetakan, aku suka banget pakai cetakan sakura klasik yang bentuknya kayak bunga dengan bagian atas agak cekung. Kalau nggak punya, bisa pakai cetakan bolu kecil lainnya, tapi memang bentuk sakura ini yang bikin jadi kelihatan lucu di nampan. Jangan lupa oles tipis minyak atau margarin, lalu alasi sedikit kertas roti di dasar cetakan biar nanti gampang dilepas dan permukaannya mulus.
Soal warna, selain versi cokelat keemasan dari gula merah, banyak juga yang bikin bolu sakura warna warni. Biasanya adonan dasar dibagi beberapa bagian, lalu ditambah pewarna makanan seperti pink, hijau, dan kuning. Waktu dituangkan ke cetakan bisa disusun selapis-lapis biar muncul motif belang cantik setelah matang. Anak-anak biasanya suka banget sama versi warna warni ini.
Supaya bolu sakura kukus bisa merekah dan tidak bantet, kukusan harus benar-benar panas sebelum adonan dimasukkan. Aku biasakan panaskan kukusan sampai airnya bergolak, baru tata cetakan di dalamnya. Tutup kukusan juga sebaiknya dibungkus kain supaya uap air tidak menetes ke permukaan kue, karena bisa bikin teksturnya jadi basah dan permukaan bolu tidak cantik.
Bolu sakura ini enak banget disajikan sebagai camilan sore dengan teh hangat. Kalau mau dijadikan ide jualan, kita bisa tata di nampan merah atau wadah yang cerah, biar warna cokelat keemasan bolu lebih menonjol. Tambahkan kertas roti kecil di bawahnya seperti di foto-foto gambar kue sakura yang sering beredar, hasilnya jadi rapi dan kelihatan lebih menarik. Menurutku, justru kesederhanaan roti sakura jadul inilah yang bikin orang kangen dan tertarik untuk beli.
Kalau teman-teman ada versi lain, misalnya apam sakura yang teksturnya lebih mirip apem, atau punya trik sendiri biar bolu bintang ini makin lembut, bisa banget diuji coba. Dari pengalaman, tiap kukusan dan jenis tepung kadang bisa pengaruh ke hasil, jadi jangan takut gagal. Semakin sering mencoba, semakin terasa mana resep dan cara yang paling cocok dengan selera keluarga sendiri.