Jika hari ini kamu sedih, terluka, merasa hancur dan rasa tidak layak untuk datang pada Tuhan tolong ''Sadar" bahwa Bapa di surga sangat mengasihimu, Dia memelukmu dengan erat dan berkata: Kamu itu berharga
Kamu itu sangat baik
Kamu Aku kasihi
kamu itu diampuni.
Itulah kata Bapa kita di surga jadi jangan berlari sampai jauh dari padaNya, tetapi berbalik pada Bapq yang mengasihimu bqik kamu setia ataupun kamu berbuat salah Dia tetap mengasihimu.
Mazmur 103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia".
God Bless You#
2025/8/31 Diedit ke
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali aku dengar lagu “Kasih dari Surga memenuhi tempat ini”, aku lagi ada di titik terendah dalam hidup. Rasanya hati hancur, kecewa sama diri sendiri, dan merasa nggak pantas untuk datang sama Tuhan. Tapi justru lewat lirik lagu dan firman Tuhan, aku pelan-pelan sadar kalau kasih dari surga itu bukan cuma teori, tapi nyata banget dalam hidup sehari-hari.
Buat kamu yang mungkin sekarang lagi sedih, terluka, atau merasa jauh dari Tuhan, coba luangkan waktu sejenak. Duduk diam, tarik napas dalam, lalu ucapkan dalam hati: “Bapa, aku datang apa adanya.” Nggak perlu kata-kata rohani yang rumit, cukup jujur. Kasih dari surga itu bukan untuk orang yang sempurna, tapi untuk anak-anak-Nya yang mau kembali, bahkan dalam keadaan paling berantakan sekalipun.
Kadang kita merasa, "Dosaku terlalu besar, Tuhan pasti sudah kecewa." Tapi Mazmur 103:13 mengingatkan kalau Tuhan itu seperti bapa yang sayang banget sama anak-anaknya. Bapa yang baik nggak akan menolak anak yang kembali sambil menangis. Dia justru memeluk, menguatkan, dan mengampuni. Kata-kata seperti, “Kamu itu berharga, kamu itu diampuni, kamu Aku kasihi,” bukan sekadar kalimat manis, tapi identitas baru yang Tuhan kasih buat kita.
Kalau kamu suka lagu rohani, kamu bisa cari dan renungkan lirik atau teks "Kasih dari Surga" sambil berdoa pelan-pelan. Nyanyikan meski pelan, meski mungkin sambil menangis. Biarkan setiap kata mengisi hati yang kosong. Di tengah kamar yang sepi, di kursi ruang tamu, atau bahkan di sudut kamar kos, kasih dari surga bisa memenuhi tempat itu dan menyentuh hatimu.
Aku juga belajar buat jujur soal perasaanku di hadapan Tuhan. Bukan cuma saat senang, tapi juga saat marah, kecewa, dan bingung. Semakin aku jujur, semakin aku merasakan pelukan Bapa yang lembut. Dia nggak kaget dengan masa lalu kita. Dia tahu semua luka dan kegagalan yang kita sembunyikan. Namun, justru di situlah kasih-Nya bekerja paling kuat.
Kalau hari ini kamu merasa sendirian, ingat bahwa ada Bapa di surga yang memandangmu dengan penuh kasih, seperti seorang ayah yang menatap anaknya dengan lembut. Mungkin orang lain tidak mengerti ceritamu, tetapi Tuhan mengerti sampai ke detail-detailnya. Datanglah perlahan, selangkah demi selangkah. Kamu nggak perlu sempurna dulu untuk didekati Tuhan. Datang saja sebagaimana adanya.
Semoga saat kamu membaca ini, kamu bisa merasakan sedikit saja hangatnya kasih dari surga yang memelukmu. Kamu berharga, kamu dikasihi, dan kamu tidak sendirian. Tuhan memberkati.