Wkwk lagi tidur pun tantrum😭🤣
Pengalaman pribadi saya sering menemui situasi anak yang tampak tantrum bahkan saat sedang tidur. Salah satu penyebab utamanya adalah perasaan rindu yang sangat mendalam, seperti anak yang selalu ingin ikut neneknya dan sampai terbawa mimpi ketika tidak bersama nenek. Ini sering terjadi terutama pada anak yang sangat dekat dengan sosok nenek yang mereka anggap sebagai tempat nyaman dan aman. Ketika anak sangat melekat pada nenek, perubahan rutinitas atau perpisahan singkat saja bisa membuat mereka merasa cemas dan sedih. Bahkan, emosi ini bisa muncul saat tidur dalam bentuk tantrum, emosinya tetap keluar walau secara fisik mereka tertidur. Orang tua perlu peka terhadap tanda-tanda ini dan memberikan pengertian serta kenyamanan agar anak merasa aman. Salah satu cara saya lakukan adalah dengan menjaga komunikasi yang rutin antara nenek dan anak, misalnya lewat video call atau memberi bekal aroma nenek seperti kain atau mainan yang sering dipakai nenek. Hal ini membantu anak merasa dekat walau tidak secara fisik bersama nenek. Selain itu, membiasakan anak untuk mengekspresikan perasaannya saat bangun tidur sangat penting. Membicarakan mimpi atau perasaan yang dialami bisa membantu anak menyalurkan emosinya secara sehat. Orang tua juga harus tetap sabar dan memberikan pelukan hangat untuk menenangkan si kecil. Kondisi seperti ini adalah bagian normal dari perkembangan emosi anak yang sedang belajar beradaptasi dengan perasaan rindu dan keterikatan. Berbagi pengalaman dengan orang tua lain juga bisa memberi banyak inspirasi dalam mengatasi tantrum tidur karena rindu nenek. Semoga tips ini membantu para orang tua yang mengalami situasi serupa supaya bisa menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang dan pengertian bagi si kecil.




































