Knp orang baik jatuh cinta dengan toxic
Ada luka yang tidak terlihat di luar.
Tapi diam-diam mengarahkan siapa yang kita cintai.
Kadang kita berpikir kita jatuh cinta karena chemistry.
Karena seru.
Karena deg-degannya terasa hidup.
Padahal sering kali…
yang terasa “familiar” itu sebenarnya adalah luka lama.
Luka yang membuat kita terbiasa mengejar.
Terbiasa dimengerti setengah.
Terbiasa bertahan di hubungan yang melelahkan.
Dan tanpa sadar, kita menarik orang yang juga membawa luka mereka sendiri.
Dua orang yang sama-sama terluka bisa saling mencintai.
Tapi kalau tidak sembuh, mereka juga bisa saling melukai.
Yang paling menyakitkan bukan saat hubungan itu berakhir.
Tapi saat kita menyadari…
bahwa selama ini kita bukan mencari cinta,
kita hanya mengulang pola yang sama.
Healing bukan berarti kamu lemah.
Healing berarti kamu cukup berani untuk memutus siklus.
Karena saat kamu benar-benar sembuh,
kamu tidak lagi tertarik pada hubungan yang penuh drama.
Kamu mulai memilih sesuatu yang dulu terasa asing…
kedamaian.
Dan dari situ,
cinta yang sehat akhirnya punya ruang untuk datang.
Kalau kamu membaca ini sampai akhir, mungkin kamu sedang berada di fase menyadari sesuatu tentang dirimu sendiri.
Dan itu adalah awal dari perubahan yang besar.
🖤






























































