Lebih enak jadi perintis daripada pewaris "kata orang kaya"😁
#perintisbukanpewaris #filmtok #filmthailand #foryoupage #fyp
Pertama kali dengar judul film Thailand "The Billionaire (2011)", aku kira ini cuma film kaya-raya biasa. Ternyata setelah nonton, ceritanya tentang perjuangan anak muda yang merintis bisnis rumput laut dari nol. Bukan pewaris perusahaan besar, tapi benar-benar perintis yang jatuh bangun sampai akhirnya kerja kerasnya terbayar. Bagian yang paling melekat di kepala aku itu waktu dia beli banyak kotak rumput laut, niatnya mau digoreng dengan minyak dan dijadikan camilan lezat. Tapi kenyataannya rasanya pahit dan nggak enak sama sekali. Di titik ini aku kebayang banget rasanya udah keluar modal, eksperimen berkali-kali, tapi hasilnya selalu gagal. Feeling "lelah dan hampir menyerah" itu sangat kerasa di film. Yang menarik, titik baliknya justru datang dari kejadian sepele. Dia lihat satu bungkus rumput laut tergeletak di lantai, kena uap dan kelembaban karena bungkusnya sempat kehujanan. Pas dicoba lagi, rasanya berbeda: sedikit manis dan lebih enak karena garam berlebihnya tercuci. Dari situ, dia sadar kalau proses kecil seperti kelembaban dan pengemasan bisa mengubah rasa secara drastis. Buat aku pribadi, ini kayak reminder bahwa kadang kunci sukses datang dari detail yang kelihatannya remeh. Setelah itu dia mulai serius mengemas rumput laut dengan rapi, bikin bungkus yang proper, dan berani bawa sampel ke manajer perusahaan. Awalnya malah ditolak mentah-mentah, manajer bilang "maaf, tidak tertarik" tanpa mencicipi dulu. Di sini aku merasa banget pahitnya ditolak. Tapi yang bikin salut, dia tetap meninggalkan satu kotak berisi banyak bungkus rumput laut di sana. Ternyata staf perusahaan penasaran, coba satu, terus dibagi-bagi ke orang lain karena rasanya enak. Momen paling mindblowing tentu ketika keesokan harinya manajer menelepon dan bilang mereka butuh 100.000 bungkus. Bayangin, dari yang hampir menyerah, tiba-tiba dapat order segede itu. Reaksi "nggak percaya dengan apa yang baru saja terjadi" itu bener-bener aku rasain juga sebagai penonton. Buat kamu yang lagi cari referensi film Thailand bertema bisnis atau sedang mencari inspirasi dari kisah nyata pengusaha muda, poster dan judul "The Billionaire (2011)" ini bisa kamu jadikan titik awal. Menurut aku, pelajaran terbesar dari film ini adalah: 1. Jadi perintis memang lebih berat daripada pewaris, tapi rasa puasnya juga beda. 2. Gagal berkali-kali itu wajar, yang penting tetap mencoba berbagai cara. 3. Perhatikan detail, bahkan hal kecil seperti cara mengemas dan kelembaban bisa mengubah kualitas produk. 4. Jangan malu membagikan sampel produk, karena dari situlah peluang besar bisa datang. Setelah nonton, aku jadi lebih semangat buat kejar mimpi sendiri. Kalau kamu suka film inspiratif dan lagi butuh motivasi buat bisnis atau project pribadi, "The Billionaire (2011)" ini wajib banget masuk watchlist kamu.

















































