... Baca selengkapnyaDi rumahku, lemari jadul kayu dengan pintu kaca ini jadi pusat perhatian di ruang makan. Modelnya bener-bener khas lemari jaman dulu, kayu tebal, raknya banyak, dan kaca bening buat pajangan piring jadul. Dulu lemari piring kayak gini dipakai buat simpan peralatan makan keramik atau porselen antik, yang biasanya cuma keluar kalau ada tamu penting atau acara keluarga.
Kalau kamu juga punya lemari nenek seperti ini, jangan buru-buru dibuang. Lemari jadul antik justru lagi banyak dicari karena nuansanya unik dan punya nilai sejarah. Lemari kayu jaman dulu, apalagi yang terbuat dari jati, biasanya kuat banget dan awet. Tinggal dibersihkan, mungkin dipoles ulang sedikit, sudah bisa jadi lemari koleksi pajangan jadul yang cantik. Aku sendiri pakai lemari ini untuk pajang piring jadul, gelas bening, dan beberapa mangkuk lama yang penuh cerita.
Yang aku suka dari lemari kaca jadul adalah fungsinya serbaguna: bisa jadi lemari piring, lemari koleksi, bahkan lemari serbaguna minimalis di rumah kecil. Tinggal diatur raknya, atas buat pajangan yang cantik, bawah bisa buat simpan stok piring atau perabotan jadul yang masih dipakai. Karena desainnya klasik, dia tetap nyambung kalau digabung sama perabotan modern, asal kita pinter milih warna dan dekorasi sekelilingnya.
Kalau kamu mau pakai lemari kayu jadul sebagai lemari pakaian jadul juga bisa, banyak orang yang sekarang pakai lemari jaman dulu di kamar buat simpan baju harian. Kuncinya, cek dulu kondisi kayunya, pastikan tidak lembap dan bebas rayap. Sesekali lemari kayu jaman dulu ini aku jemur sebentar biar nggak apek, lalu bagian kaca dan rak dibersihkan dengan kain lembut.
Buat yang suka konsep vintage atau retro, perabotan jadul seperti lemari jati jaman dulu bisa jadi statement piece di rumah. Coba tata isi lemari dengan rapi: piring disusun berdiri, cangkir dan mangkuk ditumpuk cantik, dan kalau ada koleksi porselen antik, posisikan di rak tengah supaya paling terlihat. Kadang aku tambahin taplak renda kecil di bagian rak biar makin terasa "jaman dulu".
Menurutku, punya lemari zaman dulu di rumah itu bukan cuma soal gaya, tapi juga soal kenangan. Setiap piring dan cangkir di dalamnya ada ceritanya sendiri, dari arisan keluarga sampai lebaran pertama di rumah nenek. Jadi kalau kamu punya lemari jadul kayu atau lemari kaca jadul, coba dirawat dan dimanfaatkan lagi. Selain hemat, rumah juga punya sentuhan hangat dan nostalgik yang nggak bisa digantikan oleh lemari modern.
aku tinggal sama mertua. dulu ibu punya lemari begitu. cakep. sayangnya dibawa kakak iparku kerumahnya. estetik