... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku termasuk yang mikir baju bekas jelek, lusuh, dan cuma pantas jadi lap. Sampai akhirnya sadar, membeli baju baru padahal baju lama masih layak dipakai itu termasuk perilaku konsumtif dan boros. Lemari penuh, tapi tetap merasa nggak punya baju. Padahal kalau dipilah, banyak banget yang masih oke dipakai, cuma kita yang bosen.
Sekarang sebelum beli baju baru, aku selalu cek dulu: baju lama masih layak dipakai apa nggak? Kalau masih bagus, aku coba mix & match lagi. Kadang cuma ganti cara styling, tambah outer, atau pakai hijab warna beda, langsung berasa punya outfit baru. Dari situ aku ngerasa lebih bijak, nggak gampang kalap belanja.
Soal baju bekas termasuk sampah apa, aku juga baru tahu kalau tekstil itu termasuk salah satu jenis sampah yang susah banget diurai. Jadi setiap kali kita buang baju sembarangan, sebenarnya kita nambah beban buat lingkungan. Makanya aku mulai pilih: mana yang masih layak dipakai lagi, mana yang bisa di-thrift, mana yang bisa disumbangin.
Untuk yang muslim, aku juga sempat kepo soal hukum membuang baju bekas menurut Islam. Dari beberapa kajian yang aku tonton, selama bajunya masih layak, lebih baik disalurkan jadi sumbangan baju bekas ke orang yang membutuhkan, bukan asal buang. Kalau memang sudah rusak parah dan nggak bisa dipakai, baru diperlakukan sebagai sampah, itu pun sebisa mungkin dengan cara yang lebih bijak, misalnya dijadikan kain pel atau didaur ulang.
Ngomongin fashion, baju jadul wanita sekarang justru lagi naik daun. Model vintage, floral, kemeja color-block, sweater garis-garis, semua itu gampang banget kamu temuin di thrift store. Aku sering banget nemu outfit thrift kekinian yang kalau dipakai, orang kira belinya di brand mahal. Kuncinya di cara mix & match dan percaya diri. Di foto, aku pakai kemeja color-block, jeans, plus kacamata hitam. Padahal itu semua hasil berburu baju bekas, tapi kelihatan tetap chic.
Kalau punya baju lama yang masih bagus tapi udah nggak mau dipakai, kamu bisa:
1. Sumbangin ke lembaga sosial atau komunitas yang terima sumbangan baju bekas.
2. Jual di platform preloved, lumayan jadi tambahan uang jajan.
3. Di-refashion: misalnya kemeja lama dijadiin outer, atau dress kepanjangan dipotong jadi midi.
Buat kamu yang masih ngerasa "pake baju bekas? duh, malu nggak sih?!" coba pelan-pelan ubah mindset. Baju bekas fashion wanita itu bisa banget terlihat mahal asal kita pinter milih dan styling. Daripada terus-terusan beli baru dan numpuk sampah tekstil, mending manfaatin yang sudah ada. Aku udah ngerasain sendiri: dompet lebih aman, lemari nggak seberantakan dulu, dan tetap bisa tampil gaya tanpa gengsi.
👍