Minggu lalu syok banget lihat muka anakku. Awalnya cuma demam, terus muncul merah-merah di seluruh badan bahkan sampai kepala. Akhirnya jadi bengkak besar-besar. Seketika muka anakku berubah seperti bukan dia.
Di bawa periksa, katanya biduran. Suhu tubuh jadi panas, katanya karena biduran. Adakah yang pernah ngalamin biduran bund?
Biduran adalah kondisi saat kulit tiba-tiba muncul bentol merah, terasa gatal, kadang panas dan menyebar cepat. Bentolnya bisa hilang dalam hitungan menit–jam, lalu muncul lagi di bagian lain.
Tapi anakku kemarin, butuh waktu 2 hari baru hilang bund🥺
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat wajah anak tiba-tiba bengkak, khususnya di area mata dan dahi, aku bener-bener panik. Ternyata biduran memang bisa muncul di mana saja, termasuk sampai ke muka dan kepala. Di foto kelihatan banget mata satu sisi jadi sipit, dahi menonjol, dan bibir ikut tampak bengkak. Buat yang mungkin lagi ngalamin hal sama, aku mau sharing lebih lengkap soal ciri, penyebab, dan apa yang bisa orang tua lakukan.
Ciri-ciri biduran di wajah anak biasanya diawali dengan bercak merah atau bentol yang terasa sangat gatal. Kulit bisa terasa panas, seperti terbakar, dan dalam hitungan menit bentolnya bisa melebar. Kalau kena area wajah, biasanya tampak bengkak di pipi, kelopak mata jadi berat atau sipit, kadang di bibir dan dahi juga makin menonjol. Yang bikin ngeri, bentuk wajah anak jadi berubah dan itu bikin orang tua makin takut.
Penyebab biduran di wajah bisa bermacam-macam. Pada anak, seringnya karena alergi makanan seperti seafood (udang, cumi, kerang), telur, susu, kacang-kacangan, atau makanan kemasan tertentu. Ada juga yang muncul setelah minum obat, digigit serangga, atau udara dingin/panas ekstrem. Kalau gejalanya muncul sekitar 30 menit setelah makan sesuatu yang berpotensi alergi, besar kemungkinan itu pemicunya. Makanya penting banget orang tua mengingat anak habis makan atau minum apa sebelum biduran muncul.
Untuk pertolongan pertama di rumah, yang aku lakukan adalah langsung menjauhkan anak dari penyebab yang dicurigai (misal makanan tertentu), kompres area yang bengkak dengan kain lembap dingin, dan usahakan anak tidak terus menggaruk karena bisa bikin kulit makin rusak. Aku juga langsung konsultasi ke tenaga kesehatan untuk tanya obat yang aman. Biasanya dokter atau apoteker akan merekomendasikan antihistamin sirup yang dosisnya menyesuaikan usia dan berat badan anak, misalnya loratadin atau cetirizin sirup. Bentuk sirup lebih enak diminum anak dan tidak perlu digerus seperti tablet.
Yang perlu sangat diperhatikan: kalau biduran di wajah disertai bibir makin tebal, lidah terasa membengkak, suara serak, anak sulit bernapas, tampak lemas, atau mengeluh pusing, jangan menunda, segera bawa ke IGD. Itu bisa mengarah ke reaksi alergi berat yang butuh penanganan cepat.
Setelah kejadian kemarin, aku mulai rajin mencatat makanan dan minuman yang dikonsumsi anak, jadi kalau suatu saat biduran kambuh lagi aku bisa melacak pemicunya. Aku juga simpan nomor dokter anak dan apotek langganan, supaya kalau muka anak tiba-tiba biduran lagi, aku nggak terlalu panik dan sudah tahu langkah awal yang harus dilakukan sebagai orang tua.
aku pernah ka awal dulu baru muncul bisa sampe ke wajah dan seluruh tubuh sampe takut liat diri sendiri dikaca dan itu sampe 2th baru benar2 sembuh ga kambuh lagi, biasanya setiap hari dipagi SM mlm kalo kena panas sembuh dan aku biasanya minum obat ctm yg kuning kecil buat obat tidur ka sama dioles minyak kayu putih ka
aku pernah ka awal dulu baru muncul bisa sampe ke wajah dan seluruh tubuh sampe takut liat diri sendiri dikaca dan itu sampe 2th baru benar2 sembuh ga kambuh lagi, biasanya setiap hari dipagi SM mlm kalo kena panas sembuh dan aku biasanya minum obat ctm yg kuning kecil buat obat tidur ka sama dioles minyak kayu putih ka