Beberapa hari lalu saya beli tepung terigu eceran. Penampilan sekilas, kelihatan bersih dan bagus. Ternyata setelah diayak pake saringan, eh...kelihatan sisi joroknya. Ada kutunya ternyata😯.
Dari#PengalamanKu ini, membuatku untuk lebih teliti lagi dalam membeli. Biasanya kutu pada tepunh muncul karena disimpan lama, tempat lembap, dan wadah penyimpanan terbuka atau tidak tertutup rapat.
... Baca selengkapnyaSejak nemu kutu di tepung terigu eceran itu, aku jadi jauh lebih hati‑hati tiap mau beli ataupun simpan tepung di rumah. Awalnya aku juga bingung, kok bisa sih ada kutu tepung padahal kelihatannya bersih-bersih aja? Ternyata setelah baca-baca dan tanya orang, kutu tepung terigu ini memang suka banget sama tempat lembap dan tepung yang sudah lama disimpan.
Sekarang, kalau beli tepung terigu, apalagi yang eceran, aku selalu cek beberapa hal. Pertama, wadahnya: pilih tepung yang disimpan di toples atau sak tertutup rapat, bukan yang dibiarkan terbuka kena udara luar. Kedua, lihat tekstur tepungnya. Kalau kamu lihat ada bintik-bintik kecil bergerak, atau ada gumpalan aneh, bisa jadi itu kutu di tepung terigu. Aku juga suka perhatikan warna tepung, kalau sedikit kusam atau ada bercak, aku langsung skip.
Hal lain yang sering disepelekan adalah aroma. Ternyata tepung yang sudah lama dan mulai berkutu biasanya baunya agak apek atau tengik, beda dengan tepung segar yang aromanya netral. Jadi sekarang tiap mau pakai tepung, aku selalu cium dulu. Kalau ragu, lebih baik jangan dipakai untuk makanan, terutama untuk anak-anak.
Untuk tepung yang sudah terlanjur kebeli dan bikin ragu, ada beberapa cara yang pernah aku coba. Kadang aku jemur sebentar di bawah sinar matahari supaya lebih kering dan untuk membantu membunuh kutu tepung. Pernah juga aku simpan dulu di freezer beberapa jam. Katanya, membekukan tepung bisa membantu mematikan telur kutu terigu yang nggak kasat mata. Setelah itu baru aku ayak pakai saringan halus. Kalau setelah diayak masih kelihatan ada kutu atau serpihan aneh, biasanya aku pilih buang saja demi kesehatan.
Di rumah, aku sekarang simpan tepung di wadah kedap udara, ditutup rapat, dan diletakkan di tempat yang kering, jauh dari kompor atau area lembap. Kadang aku tulis juga tanggal beli di wadah, supaya nggak kelamaan disimpan. Prinsipku sekarang, lebih baik beli tepung sedikit-sedikit tapi sering, daripada stok banyak lalu muncul kutu tepung terigu di lemari.
Buat yang sering baking atau masak pakai tepung, menurutku penting banget untuk biasakan selalu mengayak tepung dulu, walaupun tepung kelihatannya putih bersih. Dari pengalaman aku, tepung yang tampak oke di sendok, belum tentu bersih saat sudah diayak. Mungkin kelihatan remeh, tapi langkah kecil kayak gini bisa bantu jaga kualitas makanan dan kesehatan keluarga.
Kalau kamu pernah juga nemu kutu di tepung terigu, bisa banget share cara kamu mengatasinya. Siapa tahu ada trik lain yang lebih ampuh biar tepung tetap bebas kutu dan awet lebih lama.
wah, aku baru tau kalo tepung bisa kutuan juga ya.😅