Success requires struggle... Because we are pioneers, not predators of our parents' wealth.
Terkadang dalam perjalanan meraih kesuksesan, kita merasa ingin mengeluh dan menyerah, namun rasa malu dan tanggung jawab menghentikan itu semua, seperti yang sering digambarkan melalui moto "Pengen ngeluh tapi kumis malu sama". Ungkapan ini menggambarkan bahwa meskipun ada keinginan untuk mengeluh, kita harus tetap berjuang demi masa depan yang lebih baik. Di provinsi Kalimantan Timur, khususnya di BKD Provinsi kaltim, semangat ini sangat relevan. Banyak generasi muda yang menyadari bahwa sukses tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang dengan kerja keras dan inovasi. Menjadi pelopor artinya kita harus berani mengambil risiko dan membuka jalan baru, bukan hanya mengikuti jejak orang tua atau keluarga. Prinsip ini sangat penting di era modern saat ini, dimana peluang dan tantangan datang silih berganti. Membangun karir atau usaha sendiri akan memberikan rasa kepuasan yang lebih besar daripada sekedar mengandalkan warisan. Kita belajar mandiri, mencari solusi atas masalah, dan menyelesaikan setiap rintangan dengan tekad yang kuat. Selain sisi mental, membangun jaringan yang kuat dan memanfaatkan sumber daya lokal seperti BKD Provinsi kaltim sangat mendukung proses menuju sukses. Dengan komunitas yang tepat dan akses informasi yang memadai, kita dapat mempercepat perkembangan diri serta membuka peluang kolaborasi yang bermanfaat. Jadi, meskipun rasa ingin mengeluh kadang muncul, rasa malu terhadap keraguan dan kegagalan harus menjadi pecut untuk terus maju. Sukses bukan tentang mengambil harta yang sudah ada, melainkan membangun sesuatu yang kita banggakan sendiri. Mari jadikan perjuangan ini sebagai bagian dari identitas kita sebagai pelopor masa depan yang lebih gemilang.
















