... Baca selengkapnyaAku pribadi dulu sering bingung soal dzikir setelah sholat: baca apa saja, artinya apa, dan mana yang simpel tapi insyaAllah tetap berpahala besar. Akhirnya aku rangkum beberapa dzikir yang aku amalkan setelah sholat wajib, sambil pelan-pelan paham artinya.
Pertama, dzikir yang sering banget disebut adalah “Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim”. Secara sederhana, artinya kita sedang bertasbih memuji Allah Yang Maha Suci dan Maha Agung. Saat aku paham artinya, bacaan ini kerasa beda: seolah kita mengakui bahwa semua kekurangan itu di kita, dan Allah itu Maha Sempurna. Biasanya aku baca ini setelah Qobliyah Subuh atau setelah sholat Subuh, sambil benar-benar berusaha fokus.
Banyak juga yang nanya: subhanallah artinya apa sih? “Subhanallah” sendiri berarti “Maha Suci Allah”, kita sedang mensucikan Allah dari segala kekurangan. Jadi kalau habis sholat kita ulang-ulang tasbih ini, itu seperti kita membersihkan hati dan pikiran dari hal-hal yang bikin jauh dari Allah.
Untuk setelah Dhuhur, ada dzikir “La ilaha illallah al-Malikul Haqqul Mubin” yang artinya kurang lebih: tiada Tuhan selain Allah, Raja yang benar lagi nyata. Aku suka baca ini sambil mengingatkan diri bahwa yang benar-benar pegang kendali hidup dan rezeki kita cuma Allah, bukan atasan, bukan klien, bukan angka di rekening.
Setelah Ashar, aku sering baca doa “Rabbisrohli shodri wayassirli amri” yang artinya: Ya Rabb, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku. Ini cocok banget buat kamu yang lagi banyak urusan kerja, kuliah, atau masalah pribadi. Aku pribadi ngerasa lebih ringan ketika baca doa ini sambil benar-benar curhat ke Allah.
Untuk setelah Magrib, banyak yang mengamalkan Ayat Seribu Dinar (QS At-Talaq 2–3). Intinya ayat ini mengajarkan kalau kita bertakwa dan tawakal, Allah akan beri jalan keluar dan rezeki dari arah yang tak disangka. Dulu aku cuma tahu ini "ayat rezeki", tapi setelah baca artinya, aku jadi sadar fokus utamanya sebenarnya adalah takwa dan tawakal, bukan sekadar rezeki instan.
Setelah Isya, aku suka menambah dzikir Asmaul Husna seperti: “Ya Hannan, Ya Mannan, Ya Fattah, Ya Razzaq, Ya Ghani, Ya Mughni”. Maknanya: Allah Yang Maha Pengasih, Maha Pemberi karunia, Maha Membuka, Maha Pemberi rezeki, Maha Kaya, dan Maha Mencukupkan. Saat menyebut “Ya Fattah”, aku niatkan minta Allah bukakan pintu rezeki, pintu solusi masalah, dan pintu kebaikan. Bacaan ini bukan mantra cepat kaya, tapi cara kita mengakui bahwa semua pintu hanya Allah yang bisa buka.
Kalau kamu suka doa setelah sholat yang simple dan singkat, kamu bisa mulai dengan:
- Istighfar: “Astaghfirullahal ‘adzim” (minimal 3x)
- Tasbih, tahmid, takbir: “Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar” masing-masing 33x
- Ditutup dengan “La ilaha illallah”
Tentang amalan seperti dzikir menyebut nama Allah banyak kali (misalnya sampai 5000 kali), saran dari aku: fokus dulu ke konsistensi setiap habis sholat fardhu. Jangan terpaku pada jumlah yang terlalu besar kalau malah bikin capek dan akhirnya nggak rutin. Lebih baik sedikit tapi istiqamah.
Pengalaman aku, ketika dzikir setelah sholat mulai dibiasakan, efeknya terasa di hati dulu: lebih tenang, nggak gampang panik soal rezeki, dan pelan-pelan Allah bukakan kemudahan yang sebelumnya nggak kepikiran. Kalau kamu mau coba, mulai aja dari yang paling mudah kamu hafal, lalu tambah pelan-pelan sambil belajar artinya.
insya allah dijijabah Allah