... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat cicak transparan menempel di dinding putih, aku jujur agak merinding. Warnanya beda dari cicak biasa, kelihatan bening dan terang, apalagi pas munculnya di dekat kamar mandi. Otomatis kepikiran: ini cuma cicak biasa atau ada pertanda tertentu menurut Islam?
Dari beberapa kajian dan obrolan dengan ustaz, dalam Islam cicak secara umum memang termasuk hewan yang dianjurkan untuk dibunuh karena dulu disebut mengipasi api Nabi Ibrahim. Tapi khusus soal cicak transparan, cicak putih, atau cicak bening, banyak yang mengaitkannya dengan jin kiriman, gangguan, atau semacam "mata-mata" gaib yang mengawasi keluarga. Namun, penting banget buat diingat, hal-hal begitu tidak ada dalil yang jelas dan kuat. Jadi statusnya lebih ke mitos dan keyakinan lokal, bukan hukum baku agama.
Kalau kamu pernah dengar kalimat "kalau lihat cicak transparan, segera berbalik badan" atau jangan mandi dengan pintu terbuka karena cicak bisa melihat kita mandi, biasanya itu cuma nasihat untuk menjaga adab dan aurat. Bukan berarti cicaknya punya kekuatan khusus. Dalam Islam, yang paling utama adalah kita tetap menjaga rasa malu, menutup aurat, dan tidak melakukan hal sia-sia di kamar mandi, terlepas ada cicak atau tidak.
Soal cicak transparan di kamar mandi menurut Islam, aku pribadi lebih memilih menghadapinya dengan dzikir dan doa, bukan takut berlebihan. Kalau merasa tidak nyaman, cicaknya bisa diusir secara wajar. Jangan sampai kita menaruh keyakinan bahwa hewan itu pasti jin atau kiriman. Syirik bisa muncul ketika kita lebih takut pada makhluk daripada pada Allah.
Ada juga yang bahas soal "liur cicak" najis atau tidak. Dalam fiqih, cicak bukan hewan yang dimakan, tapi najis tidaknya biasanya dilihat dari apakah dia membawa kotoran atau tidak. Kalau liurnya sampai mengenai makanan atau minuman dan kamu merasa jijik, sebaiknya dibuang saja sebagai bentuk kehati-hatian, tapi jangan sampai itu membuat kita waswas berlebihan.
Tentang ciri-ciri cicak kiriman atau cicak jin, yang sering dishare di internet biasanya: warna putih, transparan, suka muncul mendadak, atau hanya di titik tertentu di rumah. Tapi sekali lagi, tidak ada dalil yang mengikat. Kadang itu hanya variasi warna cicak biasa yang menyesuaikan lingkungan. Yang penting, kalau di rumah sering muncul hal aneh bareng dengan gangguan lain (mimpi buruk, suasana rumah tidak tenang), fokuslah ke ibadah: perbanyak baca Al-Qur'an, surat Al-Baqarah, dzikir pagi-sore, dan jaga shalat. Itu cara yang lebih sesuai ajaran Islam daripada sibuk mengamati cicak.
Sekarang kalau aku lihat cicak putih atau cicak bening di kamar, aku cuma istighfar, baca doa, lalu menganggapnya hewan biasa. Kalau mengganggu, ya diusir atau dibersihkan. Intinya, boleh waspada, tapi jangan gampang mengklaim bahwa setiap cicak transparan adalah jin atau kiriman. Pegang prinsip tawakal dan husnuzan, karena keselamatan itu datangnya tetap dari Allah, bukan dari kita menghindari hewan kecil di dinding.
Iyaa ... pernah ada di rumah dan sejak itu ... 🥹