... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali pegang Canon EOS M10, aku juga penasaran banget sama hasil kameranya: bisa nggak sih dipakai buat foto portrait dan selfie sehari-hari tapi tetap kelihatan aesthetic? Jadi aku iseng bawa kamera ini ke satu spot yang penuh dekor foto booth dan dinding yang ditempel strip foto.
Untuk foto portrait, lensa kit bawaan Canon EOS M10 ternyata sudah cukup banget. Foto aku pakai hijab merah muda dan atasan kuning itu diambil dari slightly high angle, jadi wajah kelihatan tirus dan ekspresi lebih manis. Warna kulit menurutku cukup natural, nggak terlalu putihin wajah tapi tetap bikin kulit kelihatan halus. Kalau kamu suka look yang lembut, bisa pakai setting Picture Style Portrait atau turunin kontras sedikit.
Beberapa foto aku ambil pakai flash, terutama yang lagi pegang strip foto booth di depan wajah. Hasil kamera Canon EOS M10 dengan flash lumayan lembut, nggak yang harsh banget sampai bikin muka berminyak. Kuncinya, jangan terlalu dekat sama objek dan bisa arahkan sedikit ke atas biar cahaya nggak langsung ‘nembak’ ke wajah. Cocok kalau kamu sering foto di ruangan yang remang atau cafe aesthetic yang cahayanya minim.
Aku juga coba foto full body dan half body di ruangan dengan dinding penuh strip foto dan cermin. Di sini kelihatan kalau Canon EOS M10 cukup oke buat nangkep detail background tanpa bikin subjeknya kalah. Kalau mau hasil foto canon eos m10 lebih pop, kamu bisa naikin sedikit saturation dan sharpness di kamera, terutama kalau pakai outfit warna-warni seperti hijab pink dan atasan kuning.
Untuk outdoor, aku tes hasil foto canon m10 di area jalanan dengan toko-toko kecil, papan signage kayak ‘ONE CLICK STUDIO’ dan ‘MAISON SOLEIL STUDIO’, serta gerobak emas bertuliskan ‘Soul’s Art’. Di kondisi terang tanpa flash, warna langit, bangunan, dan properti dekor kelihatan cukup hidup. Canon eos m10 result di luar ruangan menurutku paling kelihatan bedanya: dynamic range-nya lumayan, highlight nggak gampang pecah kalau kamu atur exposure dengan benar.
Buat kamu yang cari canon eos m10 selfie experience, kameranya enak karena layarnya bisa di-flip ke atas. Jadi pas selfie, kamu bisa cek langsung framing dan pose. Dengan lensa kit, wajah masih kelihatan cukup tajam dan background sedikit blur kalau jarakmu ke kamera cukup dekat. Kalau mau efek bokeh portrait yang lebih strong, kamu bisa nanti upgrade ke lensa bukaan besar, tapi untuk pemula dan daily use, hasil canon eos m10 selfie sudah lumayan instagramable.
Soal vibe aesthetic, menurutku canon eos m10 aesthetic banget kalau kamu suka foto di tempat yang banyak dekor, lampu-lampu kecil, atau dinding penuh foto seperti ruangan yang aku datangi. Tinggal mainin angle, misalnya ambil dari samping waktu kamu bersandar di pegangan tangga sambil lihat kamera. Hasil foto canon eos m10 di situ bikin outfit, ekspresi, dan background semuanya nyatu jadi satu cerita.
Kesimpulannya, kalau kamu lagi cari referensi hasil kamera canon eos m10 atau canon m10 result secara real, kamera ini masih sangat layak buat kamu yang suka portrait, selfie, dan foto-foto daily life yang aesthetic. Setting simple, body ringan, dan warna yang enak diedit lagi pakai HP bikin Canon M10 enak banget buat dibawa hunting foto santai.