... Baca selengkapnyaMTQ atau Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan acara tahunan yang menjadi salah satu ajang bergengsi di tingkat desa maupun kabupaten untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Pembukaan MTQ Desa Puteri Sembilan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menjadi momentum yang sangat dinanti oleh warga desa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi islami.
Dalam acara pembukaan yang biasanya dihadiri oleh pemerintah desa serta masyarakat setempat, suasana penuh kehangatan muncul, menandai komitmen bersama dalam memajukan seni baca Al-Qur’an sekaligus menguatkan nilai-nilai religius di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga memberikan apresiasi tinggi dengan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ nivel desa tersebut.
Kegiatan MTQ ini tidak hanya berisi lomba baca Al-Qur’an, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial yang mengajak peserta dan penonton untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial. Misalnya, ada pembinaan para qari dan qariah muda, dialog interaktif mengenai makna ayat suci, hingga penguatan karakter melalui nilai-nilai Qur’an.
Partisipasi aktif masyarakat terutama generasi muda sangat penting agar tradisi MTQ tetap hidup dan berkembang. Melalui acara ini, mereka tidak hanya belajar teknik membaca Al-Qur’an yang baik, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap warisan budaya Islam yang kaya.
Selain itu, pemerintah desa dan kecamatan juga berharap dengan keberhasilan MTQ ini dapat membawa semangat baru dalam pembangunan desa yang berlandaskan nilai-nilai moral dan keagamaan. Adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun desa yang maju dan berbudaya.
Peserta lomba dan warga yang hadir pun dapat merasakan suasana penuh kekeluargaan dan kegembiraan, yang memberikan energi positif bagi seluruh komunitas desa. Dengan demikian, pembukaan MTQ di Desa Puteri Sembilan bukan hanya sebuah acara seremonial, melainkan juga wujud nyata dari kemajuan spiritual dan sosial masyarakat setempat.