#Hello2026 lagi bikin #RencanaCuan2026 untuk bisa beli gelang emas. Akhir tahun kemarin beberaa koleksi gelang emas taliku kujual dan tukar tambah dengan model rantai dengan gramasi yang lebih besar.
Shik shak shock harga emas lagi naik banget, waktu itu kebeli yang kadar muda 9k di bulan Desember seharga 1.080.000, sedangkan yang 16k sudah diharga 1.780.000.Gak sampai sebulan di Januari 2026 harganya sudah naik 30ribuan/gram.
Koleksi perhiasanku jarang banget aku pakai, paling cincin 1-3 aja sehari-hari kalau ke kantor. Itupun sampai rumah dicopotin lalu disimpan. Aku itu risih kalau pakai perhiasan lama-lama (wkwkwkwk.. aslinya ya koleksinya ga banyak). Nggak ding, memang bener sampai rumah ya gak pakai perhiasan.
Lagi pengen nambah koleksi gelang ternyata banyak banget modelnya. Lemonade suka model gelang yang mana nich? #beliemas#weekendseru
1/9 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAku tuh tipe yang beli perhiasan lebih ke arah nabung sambil tetap pengen cantik kalo dipakai sesekali. Makanya kemarin sempet tukar tambah gelang tali ke model gelang rantai emas dengan gramasi lebih besar. Setelah keliling toko dan scroll marketplace, ternyata jenis-jenis gelang emas sekarang banyak banget, sampai bingung pilih satu!
Yang paling sering ditanya biasanya soal model gelang rantai terbaru. Rantai ini enaknya fleksibel, jatohnya mengikuti pergelangan tangan, jadi nyaman buat dipakai harian. Ada rantai halus, rantai pipih, rantai kepang, sampai rantai dengan manik-manik kecil. Untuk kamu yang baru mulai, gelang emas 2 gram model rantai tipis itu udah manis banget. Kalau mau lebih terasa “berisi”, bisa naik ke gelang emas 5 gram rantai, jatuhnya kelihatan mewah tapi masih enak dipakai.
Selain rantai, sekarang lagi rame juga gelang bangle emas dan gelang kolong. Bangle itu modelnya kaku dan bulat, bisa polos atau pakai manik-manik kecil. Kalau kamu cari emas bangle 916, biasanya warnanya lebih kuning dan cocok buat yang pengen kelihatan stand out. Sementara gelang kolong terbaru biasanya modelnya lebih simple tapi keliatan glam, cocok buat acara resmi.
Buat yang suka sesuatu yang unik, model gelang Dubai dan gelang Jodha Dubai juga menarik. Desainnya ramai, penuh detail, kadang lebarnya sampai nutupin setengah pergelangan tangan. Ini cocok kalau kamu suka gaya Timur Tengah yang glamour. Tapi kalau buat harian menurutku tetap paling aman pilih gelang rantai emas atau gelang bangle polos biar nggak ribet.
Satu lagi yang sering kebayang kalau lagi lihat katalog: gelang Antam dan gelang batangan. Gelang emas Antam biasanya lebih ke arah investasi karena brand-nya jelas dan sertifikatnya kuat. Ada juga gaya gelang batangan, jadi kayak potongan batangan kecil yang dibentuk gelang. Menurutku ini cocok buat kamu yang mikirin nilai jual, tapi tetap pengen model yang bisa dipakai.
Kalau kamu suka tumpuk-tumpuk, bisa juga mix gelang emas biji ketumbar yang kecil-kecil dengan gelang keroncong atau bangle tipis. Mainkan gramasi, misalnya 2–3 gram untuk satu gelang, tapi dipakai beberapa sekaligus supaya tampak penuh tanpa harus beli satu gelang 10 gram. Model gelang 10 gram terbaru biasanya memang kelihatan super mewah, tapi berat di budget juga, hehe.
Tips pribadi kalau lagi pilih jenis-jenis gelang emas:
1. Tentuin dulu tujuan: investasi, dipakai harian, atau cuma buat acara tertentu.
2. Sesuaikan gramasi dengan aktivitas. Kalau kamu aktif, gelang 6 gram ke atas biasanya kerasa banget di tangan.
3. Pilih pengait yang kuat, terutama untuk gelang rantai.
4. Cek kadar: 9k, 16k, 22k, atau 916 – makin tinggi kadar, makin lembut dan kuning.
Aku sendiri sekarang lagi naksir gelang emas 5 gram rantai dengan desain agak pipih, biar kelihatan lebar tapi gramasi masih kejangkau. Kamu tim gelang rantai, bangle, gelang Dubai, atau malah gelang Antam yang batangan?
Pengen punya yg rantai, nulis disini aja dulu semoga jadi kenyataan 🥰🤩👍