Aku pernah merasa insecure, terutama waktu masih sekolah.
Aku belum bisa hilangin itu sepenuhnya, tapi aku belajar... Belajar Pelan-pelan untuk bisa menjadi diri aku sendiri, tanpa harus memaksa jadi orang lain dan keras sama diri sendiri.
Belajar mengekspresikan diri tanpa merasa takut dihakimi.
Kuncinya, jangan bandingkan dirimu dengan orang lain.
Setiap orang punya proses yang berbeda-beda, punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan hal itulah yang menjadi keunikan kita sendiri
... Baca selengkapnyaAku dulu tipe orang insecure banget, apalagi soal fisik. Ngerasa kulit nggak secerah orang lain, bentuk tubuh nggak ideal, muka berjerawat, pokoknya selalu nemuin alasan buat nggak suka sama diri sendiri. Makin parah lagi kalau ngaca sambil bandingin diri sama orang lain di sosmed.
Padahal, kalau dipikir-pikir, insecure itu wajar dan hampir semua orang pernah ngerasain. Insecure artinya perasaan nggak aman atau nggak percaya diri, entah karena fisik, ekonomi, prestasi, atau cara bicara. Masalahnya, kalau dibiarkan, rasa nggak cukup itu bisa bikin kita capek secara mental.
Pelan-pelan aku belajar cara menghilangkan rasa insecure, bukan dengan berubah jadi orang lain, tapi dengan lebih baik ke diri sendiri. Salah satu langkah kecil yang cukup ngaruh buat aku:
1. Kurangi bandingin diri
Dulu aku hobi banget stalking orang di sosmed, liat orang yang lebih cantik, lebih kaya, lebih sukses. Akhirnya aku sadar: yang kelihatan di feed itu cuma highlight hidup mereka, bukan semuanya. Sejak itu aku mulai batasi screen time dan unfollow akun yang bikin aku makin minder.
2. Tulis hal yang kamu syukuri
Aku mulai biasain nulis 3 hal yang aku syukuri setiap hari. Sesimpel: "hari ini aku berani ngomong di depan kelas" atau "hari ini aku bisa senyum tulus ke diri sendiri". Lama-lama aku sadar, aku nggak seburuk itu kok.
3. Kenali kelebihan diri
Orang insecure biasanya fokusnya cuma ke kekurangan. Coba tanya ke temen dekat: menurut mereka, kelebihan kamu apa. Waktu aku coba, ternyata banyak hal baik yang aku nggak sadar: aku pendengar yang cukup baik, cukup telaten, dan pekerja keras.
4. Rawat diri, bukan demi orang lain
Aku mulai merawat diri bukan supaya dipuji orang, tapi supaya aku sendiri nyaman. Pakai baju yang aku suka, hijab yang bikin aku ngerasa anggun, skincare sederhana, dan senyum di depan kaca. Sesimpel itu bisa bikin rasa percaya diri pelan-pelan naik.
5. Terima kalau semua orang punya proses berbeda
Ada yang cepat sukses, ada yang pelan-pelan. Dulu aku insecure soal prestasi dan kondisi ekonomi keluarga. Sekarang aku berpikir: selama aku terus belajar dan berusaha, aku tetap bergerak maju meskipun pelan.
Buat kamu yang sekarang lagi merasa jadi "orang insecure", kamu nggak sendirian. Pelan-pelan aja, nggak harus langsung kuat. Yang penting, jangan terlalu keras sama diri sendiri. Kamu berhak bahagia dengan versi dirimu yang sekarang, sambil terus berkembang jadi lebih baik.
i feel you kak dan setuju banget