Puasa tahun ini Penuh Keterbatasan Akibat Hutang
✨️Hai Lemonades 🍋
Puasa tahun ini benar-benar memberikan pelajaran hidup yang tak terhingga untukku dan keluarga kecilku. Rasanya jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, bukan karena menu atau suasana, tapi karena kondisi hati dan dompet yang sedang diuji.
Jujur saja, ada rasa kecemasan yang seringkali singgah, mengingat lilitan utang dan beban pinjaman online yang harus kupikul. Hal ini membuat setiap detik persiapan sahur dan berbuka bersama anakku menjadi momen yang penuh perjuangan, di mana keterbatasan adalah 'bumbu' utamanya.
Melihat mata polos anakku, seringkali aku merasa bersalah karena belum bisa memberikan yang terbaik. Tidak ada hidangan istimewa atau pilihan menu yang beragam seperti yang ia harapakan. Yang ada hanyalah santapan seadanya.
Pernah terlintas rasa iri melihat keluarga lain yang bisa menikmati hidangan lengkap, namun aku cepat-cepat menepisnya. Aku tahu, rezeki itu bukan hanya soal materi. Tapi jujur, aku tetap sedih jika menatap ke arah anak pertamaku. Walaupun ia sangat memahami kondisi orang tuanya saat ini, tapi tidak bisa dipungkiri, pasti ia juga ingin menyantap menu sahur dan buka yang nikmat seperti yang diceritakan teman-temannya saat mereka berangkat terawih bersama.
Di tengah segala kekurangan ini, aku menemukan kekuatan yang tak terduga. Kami jadi belajar arti kebersamaan yang sesungguhnya. Setiap suap makanan, seberapa pun sederhananya, terasa nikmat karena dimakan bersama. Tawa dan celotehan anakku saat sahur atau berbuka menjadi pengobat lelah dan pelipur lara yang paling mujarab. walaupun ia juga sedih, tapi ia berusaha terlihat bahagia agar kami orang tuanya tidak mencemaskannya.
Aku juga berusaha mengajarkan padanya bahwa rasa syukur itu lebih penting dari segalanya, dan bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari seberapa banyak yang kita punya, melainkan seberapa besar kita menghargai apa yang kita miliki.
Mungkin puasa kali ini adalah pengingat dari Allah, bahwa di balik kesulitan, selalu ada hikmah dan kekuatan yang tersembunyi. Aku berharap, dengan segala keterbatasan ini, ibadah kami tetap diterima, dan semoga pintu rezeki segera terbuka untuk kami.
Yang terpenting, kami bisa melewati Ramadhan ini dengan hati yang ikhlas dan keyakinan bahwa badai pasti berlalu. Aamiin..
✨️untuk anak pertamaku, Terimakasih banyak ya nak atas segala pengertianmu 🤍





























































yg sabar ya bakyu dewdew..semoga tetap sehat dan semoga segera bebas dari segala utang piutang dan kesulitan ekonominya..aamiin..salam Saepudin Soma..