... Baca selengkapnyaPepaya ini benar-benar pantas disebut buah sejuta manfaat. Di rumah aku hampir selalu ada pepaya, baik yang masih muda buat dimasak maupun yang matang lembut buat dimakan langsung. Dari sering coba-coba, aku jadi lumayan paham cara pilih, simpan, sampai memperhatikan reaksi tubuh setelah makan pepaya.
Kalau soal "pepaya lembut" atau pepaya matang lembut, biasanya aku cari yang kulitnya sudah berubah dari hijau jadi kuning atau hijau kekuningan, kadang ada sedikit semburat oranye atau kemerahan di kulitnya. Saat dipegang, kulit pepaya terasa agak empuk kalau ditekan ringan dengan jari, tapi tidak lembek berlebihan. Daging buahnya nanti bakal berwarna oranye cerah seperti di foto-foto pepaya yang sering kita lihat, dan teksturnya halus, manis, dan gampang disendok.
Beda lagi dengan pepaya kulit merah atau yang kelihatan lebih jingga kemerahan dari luar, biasanya jenis tertentu yang lebih manis dan aromanya kuat. Pengalamanku, kalau kulitnya sudah kemerahan dan baunya harum banget, pepaya itu biasanya sudah sangat matang, jadi bagus segera dimakan atau disimpan di kulkas supaya tidak keburu terlalu lembek.
Soal pepaya yang sudah dikupas tahan berapa lama di suhu ruang, aku pribadi jarang meninggalkan pepaya kupas di meja lebih dari 2–3 jam. Di suhu ruang tropis, pepaya cepat sekali jadi terlalu lembut dan berair. Biasanya setelah kupas dan buang biji, aku potong-potong, taruh di wadah tertutup, lalu langsung masuk kulkas. Di kulkas, menurut pengalamanku, potongan pepaya bisa tahan 2–3 hari dengan tekstur dan rasa yang masih oke. Kalau lebih dari itu, teksturnya mulai berubah dan aromanya kurang segar.
Kalau terpaksa pepaya kupas dibiarkan di suhu ruang (misalnya lagi acara keluarga), aku usahakan tidak lebih dari setengah hari dan ditutup rapat, tapi tetap rasanya beda dengan yang disimpan di kulkas. Jadi kalau mau stok, mending simpan utuh dulu di suhu ruang, baru kupas saat mau dimakan.
Pertanyaan lain yang sering muncul adalah berapa lama reaksi setelah makan pepaya muda. Ini tentu beda-beda tiap orang, tapi pengalamanku dan keluargaku, pepaya muda yang dimasak (misalnya jadi sayur atau tumis) kadang memang bikin pencernaan lebih lancar. Ada yang baru kerasa efeknya sekitar beberapa jam sampai keesokan harinya. Kalau kamu punya perut sensitif, menurutku jangan langsung makan kebanyakan pepaya muda sekaligus, coba sedikit dulu sambil lihat reaksi tubuh.
Pepaya muda dan pepaya matang lembut sama-sama punya manfaat, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Aku pribadi suka pepaya matang lembut dingin dari kulkas untuk sarapan atau camilan malam, sementara pepaya muda enak dijadikan sayur bening atau tumis pedas. Kuncinya, perhatikan kondisi kulit pepaya, warna daging buah yang oranye cerah, dan cara penyimpanan supaya pepaya tahan lebih lama dan tetap enak dimakan.
aku sangat suka pepaya hampir tiap hari saya makan pepaya.