... Baca selengkapnyaSelain lagi rajin eksekusi resep masakan tradisional seperti soto Lamongan, rujak cingur, sayur lodeh, dendeng ragi sapi, sop konro, rendang sapi Padang sampai kepiting soka, belakangan ini aku juga suka banget main dekor dapur dan foto makanan. Salah satu hal yang sering ditanyain teman adalah: gimana sih cara membuat daun kering yang cantik, awet, dan aman dipakai buat dekorasi ataupun pelengkap sajian?
Aku biasanya pakai dua jenis daun: yang khusus untuk dekorasi (hiasan di dapur, meja makan, atau properti foto) dan yang masih aman berada di sekitar makanan, misalnya daun jeruk, daun salam, atau daun pisang sebagai alas. Berikut beberapa cara membuat daun kering yang sering aku pakai di rumah.
1. Cara Mengeringkan Daun Secara Alami (Metode Digantung)
Metode ini paling gampang dan hemat. Aku sering pakai buat daun dekorasi yang agak besar seperti daun pisang kecil, daun monstera mini, atau daun jeruk.
- Pilih daun yang masih segar, tidak robek, dan tidak berjamur.
- Cuci pelan-pelan lalu keringkan dengan tisu dapur sampai tidak ada air yang menetes.
- Ikat beberapa lembar daun jadi satu, jangan terlalu rapat supaya sirkulasi udara bagus.
- Gantung di tempat teduh dan kering, jangan kena matahari langsung supaya warna daun tidak terlalu cepat cokelat gelap.
- Biasanya 3–7 hari daun sudah mulai kaku dan kering. Kalau untuk dekor foto makanan, tekstur agak kusut justru kelihatan estetik.
2. Cara Membuat Daun Kering dengan Setrika
Kalau lagi buru-buru mau foto makanan, misalnya habis masak rendang sapi Padang atau sop konro, aku suka pakai cara ini.
- Lap daun sampai benar-benar kering.
- Siapkan dua lembar kertas (bisa kertas HVS atau kertas roti) lalu selipkan daun di tengahnya.
- Setrika dengan suhu rendah–sedang, jangan terlalu panas supaya daun tidak gosong.
- Setrika bolak-balik beberapa menit sampai daun terasa lebih kaku dan tidak lembek.
- Setelah itu, taruh di bawah buku tebal semalaman agar daun tetap rata.
3. Cara Membuat Daun Kering dengan Oven
Metode ini cocok kalau kamu ingin daun kering yang lebih awet dan keras.
- Panaskan oven di suhu sangat rendah (sekitar 80–100°C).
- Susun daun di atas loyang yang sudah dilapisi baking paper.
- Panggang 5–10 menit, sambil dicek setiap beberapa menit supaya tidak gosong.
- Kalau sudah kering dan kaku, keluarkan dan biarkan dingin di suhu ruang.
4. Tips Supaya Daun Kering Awet
Berdasarkan pengalamanku dekor dapur pedesaan ala-ala:
- Simpan daun kering di wadah kedap udara atau box tertutup, jangan di tempat yang lembap.
- Kalau untuk properti foto makanan seperti soto Lamongan, sayur lodeh, rujak cingur, dan dendeng ragi sapi, aku selalu pastikan daun keringnya bersih, tidak berjamur, dan tidak rapuh.
- Kalau daun sudah mulai hancur atau ada bintik hitam jamur, mending dibuang saja.
Biasanya aku pakai daun kering ini sebagai pelengkap styling di sekitar mangkuk sayur lodeh bersantan, piring rendang sapi Padang, atau di meja kayu waktu foto sop konro dan kepiting soka. Dapur langsung kelihatan lebih hangat dan tradisional, serasi sama tema masakan rumahan dan masakan tradisional yang lagi aku masak. Kamu bisa coba salah satu metode di atas dan pilih mana yang paling cocok dengan kondisi rumah dan peralatan yang kamu punya.
bun, kalau bole tau ini pake aplikasi yaa untuk edit gambarnyaa??