Al-Baqarah 2:1-5
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Surah 2:1-5 Al-Baqarah (Sapi)
Sholawat semoga senangtiasa tercurah kepada baginda nabi besar Muhammad SAW.
Allâhumma shalli 'alâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sallim. Semoga shalawat menjadi bagian dalam keseharian kita.
Quran Everyday (Ngaji setiap hari)
Belajar ngaji al qur'an
Learn to read the Quran
Doa untuk Indonesia tercinta:
رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا بَلَدًا
Ya Tuhanku jadikanlah negeri ini yang aman
Alhamdulillah,
Semoga Allah SWT membuka pintu HidayahNya, aamiin
Dengan mengharap ridho Allah SWT semata mari kita semangatkan membaca al-Quran setiap hari, jadikanlah Alquran membumi dalam diri kita.
Doa untuk saudara-saudara kita di Palestina
Allahumma najji ikhwanan al mu'mininal mustadhafina fi Falisthin wafi kulli makan.
Ya Allah jadikanlah kami, istri-istri kami, anak-anak kami dan keturunan kami selalu mencintai mu ya Allah, mencintai nabi Muhammad SAW dan nabi lainnya, mencintai Al-Qur'an dan Islam serta sesama mahlukMu.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تُحْيِي بِهَا رُوحِي، وَ تُوَفِّرَ بِهَا فُتُوحِي، وَ تَرفَعَ بِهَاحَاجَاتِ ، وَتُنَوْرَ بِهَا قَلْبِي
"Allahumma Shalli 'ala Sayyidina Muhammadin Sholatan tuhyi biha Ruhi, wa tuwafiru biha futuhi wa tarfa'u biha hajati, wa tunawwiru biha Qolbi"
Prophet Muhammad never said he was Sunni, he only gave us the Sunnah. Prophet Muhammad never said he was Shia but through his daughter Fatimah gave us Hasan and Hussein, the Prophet never said he was Hanafi, Sufi, it's all made up, so be yourself first as a Muslim who submits only to Allah Azza wa Jalla
Semoga Allah tambahkan rezekinya dan limpahkan kesehatan dengan memutar dan ikut bertilawa Al-Qur'an, selalu bershalawat kepada baginda nabi Muhammad SAW, serta membagikan video ini, juga semoga para Qari' dan pembuat aplikasi mendapat pahala disisi Allah SWT aamiin🙏"
Waktu pertama kali aku coba menghafal Surah Al-Baqarah ayat 1-5, jujur agak bingung karena belum terbiasa dengan tulisan Arab. Makanya teks latin jadi sangat membantu. Biasanya aku baca pelan-pelan: Alif Lam Mim, lalu lanjut ke dzalikal kitabu la raiba fihi hudal lil muttaqin, sambil lihat terjemahannya supaya ngerti apa yang dibaca. Biar nggak salah, aku punya kebiasaan membandingkan tiga hal sekaligus: mushaf Arab, tulisan latin, dan terjemahan bahasa Indonesia. Misalnya di ayat "dzalikal kitabu la raiba fihi hudal lil muttaqin" diterangkan bahwa Al-Qur'an itu tidak ada keraguan di dalamnya, jadi petunjuk bagi orang yang bertakwa. Kalau sudah paham maknanya, rasanya lebih mudah untuk menghafal karena bukan sekadar mengulang bunyi, tapi juga meresapi isi. Yang sering dicari banyak orang itu kumpulan Surah Al-Baqarah latin, terutama ayat 1-5 dan juga ayat kursi serta amanar rasul di akhir surah. Aku pribadi suka menjadikan ayat 1-5 sebagai pembuka bacaan saat mulai ngaji, karena di situ ditegaskan bahwa kita harus beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki. Ayat-ayat ini seakan mengingatkan lagi tujuan kita membaca Al-Qur’an: bukan cuma ibadah lisan, tapi juga menguatkan iman dan memperbaiki amal. Kalau kamu baru mulai, cara praktisnya bisa seperti ini: baca dulu teks latin Surah Al-Baqarah ayat 1-5 dengan suara pelan, lalu cek kembali ke teks Arab apakah panjang pendek huruf sudah sesuai. Setelah itu baca terjemahannya dan coba kaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya bagian "wa mimma razaqnahum yunfiqun" mengingatkan aku untuk lebih gampang bersedekah, entah lewat uang, tenaga, atau sekadar membagikan konten tilawah supaya orang lain juga terdorong untuk ngaji. Selain itu, sekarang banyak kaligrafi yang menggunakan potongan ayat populer seperti bismillah atau doa perlindungan, termasuk kaligrafi "bismillahilladzi la yadurru" yang sering dijadikan hiasan dinding atau wallpaper HP. Walau begitu, yang paling penting tetap mengamalkan isi ayat, bukan hanya memasang kaligrafinya. Jadi setiap kali lihat tulisan indah seperti itu, aku jadikan pengingat untuk kembali membuka mushaf, melanjutkan bacaan Surah Al-Baqarah, dan menjaga rutinitas ngaji setiap hari. Dengan menggabungkan bacaan Arab, bantuan latin, dan pemahaman terjemahan, lama-lama Surah Al-Baqarah ayat 1-5 terasa lebih akrab. Rasanya bukan lagi ayat yang berat, tapi jadi pembuka yang menenangkan setiap kali memulai satu juz, apalagi Juz 1. Semoga kita semua bisa konsisten menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, bukan cuma bacaan sesekali.
























