Al-Baqarah 2:84-88
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Surah 2:84-88 Al-Baqarah (Sapi)
Sholawat semoga senangtiasa tercurah kepada baginda nabi besar Muhammad SAW.
Allâhumma shalli 'alâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sallim. Semoga shalawat menjadi bagian dalam keseharian kita.
Quran Everyday (Ngaji setiap hari)
Belajar ngaji al qur'an
Learn to read the Quran
Doa untuk Indonesia tercinta:
رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا بَلَدًا
Ya Tuhanku jadikanlah negeri ini yang aman
Alhamdulillah,
Semoga Allah SWT membuka pintu HidayahNya, aamiin
Dengan mengharap ridho Allah SWT semata mari kita semangatkan membaca al-Quran setiap hari, jadikanlah Alquran membumi dalam diri kita.
Doa untuk saudara-saudara kita di Palestina
Allahumma najji ikhwanan al mu'mininal mustadhafina fi Falisthin wafi kulli makan.
Ya Allah jadikanlah kami, istri-istri kami, anak-anak kami dan keturunan kami selalu mencintai mu ya Allah, mencintai nabi Muhammad SAW dan nabi lainnya, mencintai Al-Qur'an dan Islam serta sesama mahlukMu.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تُحْيِي بِهَا رُوحِي، وَ تُوَفِّرَ بِهَا فُتُوحِي، وَ تَرفَعَ بِهَاحَاجَاتِ ، وَتُنَوْرَ بِهَا قَلْبِي
"Allahumma Shalli 'ala Sayyidina Muhammadin Sholatan tuhyi biha Ruhi, wa tuwafiru biha futuhi wa tarfa'u biha hajati, wa tunawwiru biha Qolbi"
Prophet Muhammad never said he was Sunni, he only gave us the Sunnah. Prophet Muhammad never said he was Shia but through his daughter Fatimah gave us Hasan and Hussein, the Prophet never said he was Hanafi, Sufi, it's all made up, so be yourself first as a Muslim who submits only to Allah Azza wa Jalla
Semoga Allah tambahkan rezekinya dan limpahkan kesehatan dengan memutar dan ikut bertilawa Al-Qur'an, selalu bershalawat kepada baginda nabi Muhammad SAW, serta membagikan video ini, juga semoga para Qari' dan pembuat aplikasi mendapat pahala disisi Allah SWT aamiin🙏"
Belakangan ini aku lagi berusaha konsisten baca tiga ayat terakhir Surat Al-Baqarah (284-286) setiap malam sebelum tidur. Banyak ustaz dan teman ngaji yang bilang, ayat ini punya keutamaan besar, bahkan disebut cukup bagi orang yang membacanya di malam hari. Awalnya aku cuma ikut-ikutan, tapi setelah beberapa waktu diamalkan, rasanya memang beda. Ayat 284 mengingatkan bahwa apa pun yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah. Bahkan apa yang tersembunyi di dalam hati kita, Allah tahu semuanya. Waktu pertama kali paham maknanya, aku merasa seperti “ketampar halus”. Ternyata bukan cuma perbuatan lahir yang dihitung, tapi juga isi hati. Dari situ aku mulai belajar jaga niat ketika ibadah, ketika kerja, bahkan saat main media sosial. Lalu ayat 285 menceritakan sikap Rasulullah dan orang-orang beriman: mereka beriman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, tanpa membeda-bedakan. Di bagian ini ada kalimat yang sering banget aku ulang-ulang: “سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ” – “Kami dengar dan kami taat, ampunilah kami wahai Tuhan kami, dan hanya kepada-Mu tempat kembali.” Ayat ini terasa banget relevan buat sehari-hari. Kadang kita sudah tahu perintah Allah, tapi masih suka menawar. Dengan membaca ayat ini, aku merasa lagi melatih diri buat lebih tunduk, walau pelan-pelan. Ayat 286 mungkin jadi salah satu ayat favorit banyak orang, termasuk aku. Di situ ada janji bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Waktu ada masalah, kalimat ini seperti penguat: kalau ujian ini datang, berarti sebenarnya aku mampu menjalaninya, asal terus minta tolong sama Allah. Di akhir ayat juga ada doa yang sering diajarkan: “رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا …” sampai “أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ”. Aku pribadi biasanya membaca doa ini dengan pelan dan mencoba memahami: minta agar Allah tidak membebani terlalu berat, minta ampun atas kesalahan, dan memohon pertolongan. Cara aku mengamalkan tiga ayat terakhir Al-Baqarah ini sederhana saja: 1. Setelah shalat Isya atau sebelum tidur, aku ambil mushaf atau aplikasi Qur’an di HP. 2. Baca surat Al-Baqarah ayat 284–286 perlahan, kalau bisa pakai tajwid yang benar. 3. Setelah itu, baca terjemahannya sebentar. Kalau lagi semangat, aku buka tafsir singkat di aplikasi untuk lebih paham konteks ayat. 4. Di akhir, aku ulangi doa di ayat 286 sambil meniatkan khusus untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Islam, termasuk saudara-saudara kita di Palestina dan seluruh dunia. Buat kamu yang baru mulai ngaji atau lagi belajar memperbaiki bacaan, tidak apa-apa pelan dan terbata-bata. Justru di situ ada pahala ekstra. Bisa juga digabung dengan rutinitas lain, misalnya setelah baca shalawat harian atau wirid sehabis shalat malam. Kalau sedang lelah, aku minimal usahakan tetap baca tiga ayat ini saja agar hati tetap terhubung dengan Al-Qur’an. Kalau kamu punya pengalaman pribadi dengan Surat Al-Baqarah 284-286, misalnya merasa lebih tenang, lebih kuat menghadapi ujian, atau terbantu menjaga konsistensi ibadah, boleh banget dijadikan rutinitas harian. Pelan-pelan, tapi istiqamah. Semoga dengan membiasakan diri membaca dan mentadabburi ayat-ayat terakhir Al-Baqarah, Allah jaga kita, keluarga kita, dan negeri kita dalam iman dan keamanan. Aamiin.






















Lihat komentar lainnya