Al-Baqarah 2:38-48
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Surah 2:38-48 Al-Baqarah (Sapi)
Sholawat semoga senangtiasa tercurah kepada baginda nabi besar Muhammad SAW.
Allâhumma shalli 'alâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sallim. Semoga shalawat menjadi bagian dalam keseharian kita.
Quran Everyday (Ngaji setiap hari)
Belajar ngaji al qur'an
Learn to read the Quran
Doa untuk Indonesia tercinta:
رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَٰذَا بَلَدًا
Ya Tuhanku jadikanlah negeri ini yang aman
Alhamdulillah,
Semoga Allah SWT membuka pintu HidayahNya, aamiin
Dengan mengharap ridho Allah SWT semata mari kita semangatkan membaca al-Quran setiap hari, jadikanlah Alquran membumi dalam diri kita.
Doa untuk saudara-saudara kita di Palestina
Allahumma najji ikhwanan al mu'mininal mustadhafina fi Falisthin wafi kulli makan.
Ya Allah jadikanlah kami, istri-istri kami, anak-anak kami dan keturunan kami selalu mencintai mu ya Allah, mencintai nabi Muhammad SAW dan nabi lainnya, mencintai Al-Qur'an dan Islam serta sesama mahlukMu.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تُحْيِي بِهَا رُوحِي، وَ تُوَفِّرَ بِهَا فُتُوحِي، وَ تَرفَعَ بِهَاحَاجَاتِ ، وَتُنَوْرَ بِهَا قَلْبِي
"Allahumma Shalli 'ala Sayyidina Muhammadin Sholatan tuhyi biha Ruhi, wa tuwafiru biha futuhi wa tarfa'u biha hajati, wa tunawwiru biha Qolbi"
Prophet Muhammad never said he was Sunni, he only gave us the Sunnah. Prophet Muhammad never said he was Shia but through his daughter Fatimah gave us Hasan and Hussein, the Prophet never said he was Hanafi, Sufi, it's all made up, so be yourself first as a Muslim who submits only to Allah Azza wa Jalla
Semoga Allah tambahkan rezekinya dan limpahkan kesehatan dengan memutar dan ikut bertilawa Al-Qur'an, selalu bershalawat kepada baginda nabi Muhammad SAW, serta membagikan video ini, juga semoga para Qari' dan pembuat aplikasi mendapat pahala disisi Allah SWT aamiin🙏"
Beberapa waktu terakhir aku lagi mencoba konsisten membaca dan mentadabburi Surah Al-Baqarah ayat 38-48. Awalnya cuma ikut tilawah saja, tapi lama-lama aku merasa ayat-ayat ini dekat banget dengan kondisi kita sekarang. Di ayat 38 Allah berfirman bahwa siapa yang mengikuti petunjuk-Nya, "فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ" – tidak ada rasa takut dan sedih bagi mereka. Buatku, ini jadi pengingat ketika lagi cemas tentang masa depan atau overthinking. Selama berusaha mengikuti hidayah Allah, seperti menjaga shalat, menjauhi yang haram, dan memperbaiki akhlak, Allah jamin hati kita akan lebih tenang. Lalu di ayat-ayat setelahnya, terutama yang ditujukan kepada Bani Israil, aku merasa seperti sedang ditegur juga. Allah mengingatkan supaya kita tidak menjual ayat-ayat-Nya dengan "ثَمَنًا قَلِيلًا" (harga yang murah). Di zaman sekarang, ini bisa berarti jangan mengorbankan prinsip agama demi sedikit keuntungan dunia: misalnya rela curang, bohong, atau meninggalkan shalat demi kerja atau kesenangan sesaat. Aku juga tersentuh dengan larangan "وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ" – jangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan. Kadang kita tahu mana yang benar, tapi tetap berkompromi. Ayat ini bikin aku lebih hati-hati, terutama dalam memilih konten yang ditonton, kata-kata yang diucapkan, sampai cara bermedia sosial. Bagian yang paling kuat buatku adalah perintah menegakkan salat dan zakat, serta anjuran untuk mencari pertolongan dengan sabar dan salat: "وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ". Dulu aku sering menganggap sabar itu pasrah saja, tapi sekarang aku belajar bahwa sabar itu aktif: tetap taat, tetap berusaha, sambil yakin Allah lihat semua perjuangan kita. Shalat juga bukan sekadar rutinitas, tapi tempat curhat paling jujur sama Allah. Di akhir, ayat 48 mengingatkan tentang hari ketika tidak ada jiwa yang bisa menolong jiwa lain, tidak ada syafaat dan tebusan yang diterima tanpa izin Allah. Ini bikin aku mikir ulang: selama ini aku terlalu mengandalkan manusia atau diriku sendiri, padahal nanti di akhirat yang benar-benar bisa menyelamatkan cuma rahmat Allah dan amal yang ikhlas. Buat kamu yang juga lagi belajar Al-Qur’an, khususnya Al-Baqarah 38-48, aku sarankan coba baca pelan-pelan, lihat terjemahan, lalu tanyakan: "Apa pesan ayat ini buat hidupku hari ini?" Dengan cara itu, ayat-ayat seperti tentang hidayah, Bani Israil, sabar dan salat, serta peringatan hari kiamat terasa lebih hidup dan membumi dalam keseharian kita.























Lihat komentar lainnya