Lemon8Komunitas gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin tautan

Dapatkan pengalaman lebih lengkap di aplikasi

Temukan lebih banyak postingan, hashtag, dan fitur di aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Jangan sekarang
Jangan sekarang
Jangan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Beauty
    • Skincare
    • Fashion
    • Travel
    • Food
    • Home
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Indonesia
    • Indonesia
    • 日本
    • ไทย
    • Việt Nam
    • Malaysia
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Situs web resmiKebijakan privasiPersyaratan LayananCookies Policy
Opini: Ketika Algoritma Mengajari Kita Menjadi Per
Di era ketika hidup terasa seperti gulungan video yang tak pernah selesai, perempuan kini punya panggung baru: media sosial. Di sana, luka dibagikan seperti mata uang, keberanian dirayakan seperti festival, dan suara perempuan akhirnya terdengar tanpa harus meminta izin siapa pun. Ini kemajuan. Ini
Dina Alpatra

Dina Alpatra

1 suka

Nurani Sarjana Hukum
Para lulusan hukum hari ini seolah hidup di persimpangan, antara menjadi penegak keadilan yang berjiwa atau sekadar operator sistem yang kering dari makna. Banyak yang akhirnya memilih arah kedua, bukan karena jahat, tapi karena sistem sosial dan pendidikan hukum kita membentuknya demikian. Seba
Dina Alpatra

Dina Alpatra

1 suka

Tentang perempuan
Saya bertemu seorang Klien perempuan yang melakukan konsultasi hukum pada saya hari ini, terkait isu hukum dalam rumah tangganya. Dia mempertanyakan bagaimana dia bersikap apabila nilai dirinya direndahkan, cita-citanya dihalangi, dan kebutuhannya diabaikan? Pertanyaan ini menyentuh luka yang pa
Dina Alpatra

Dina Alpatra

1 suka

Dina Alpatra
2Mengikuti
4Pengikut
6Suka dan simpan

Dina Alpatra

dinaalpatra

dinaalpatra

Batal

Pendamping hukum. Menulis tentang keadilan, manusia, dan makna. ⚖️