Jangan menjauhkan diri dari Allah

5/28 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam perjalanan spiritual saya, saya pernah mengalami masa di mana saya merasa jauh dari Allah tanpa saya sadari. Hal-hal yang terjadi seperti melemahnya rasa bersalah ketika berbuat dosa, rasa nyaman di dalam kesalahan, dan bahkan menunda-nunda ibadah sampai akhirnya terasa berat. Dari pengalaman pribadi ini, saya menyadari betapa pentingnya menjaga kepekaan hati agar tidak terjebak dalam kondisi menjauh dari Allah. Seringkali, kita merasa baik-baik saja tanpa sadar bahwa hati mulai mengeras dan semakin tertutup. Misalnya, saya pernah melewati periode di mana saya jarang membaca Al-Qur'an dan shalat menjadi rutinitas yang terasa berat atau bahkan terlewat. Dari sini saya belajar pentingnya untuk selalu introspeksi dan memperhatikan tanda-tanda dalam diri yang menunjukkan bahwa hubungan kita dengan Allah mulai renggang. Seperti yang disebutkan, tanda-tanda tersebut bisa berupa mata yang tidak bisa menangis, hati yang keras, dan jauh dari ibadah. Salah satu cara yang sangat membantu saya untuk mendekatkan diri kembali kepada Allah adalah dengan memperbanyak shalat malam walaupun hanya sedikit. Saya teringat kata-kata Sufian As-Sauri bahwa qiyamul lail bisa menjadi obat yang mujarab untuk hati yang mulai menjauh. Selain itu, menjaga keikhlasan dan konsistensi dalam ibadah sehari-hari menjadi kunci agar kita tidak mudah terjerumus dalam maksiat dan sikap acuh tak acuh terhadap dosa. Saya juga belajar bahwa istidraj, yaitu kondisi di mana Allah masih memberi kemudahan dan rezeki walau seseorang terus berbuat dosa, sebenarnya adalah peringatan agar kita sadar dan segera kembali ke jalan yang benar. Dari pengalaman saya, menyadari istidraj ini membuat saya lebih waspada dan memperbaiki diri secara perlahan-lahan. Meski begitu, jangan pernah merasa putus asa karena selama kita masih merasa menyesal dan gelisah atas dosa, itu tanda Allah masih membuka pintu rahmatNya untuk kita. Oleh karena itu, saya ingin membagikan pengalaman ini agar kita semua dapat lebih peka terhadap hubungan spiritual dengan Allah. Jangan biarkan hati menjadi keras dan lupa mengingat Allah walau hal itu tampak ringan. Selalu berusaha untuk memperbaiki diri, memperbanyak doa, shalat, dan membaca Al-Qur'an agar kita tetap dekat dengan Allah dan terhindar dari bahaya menjauh yang bisa berdampak besar pada kehidupan kita.

Cari ·
doa meluluhkan hati seseorang