CILOK KRIWIL ENAK
MENU BARU❗ biar gak bosen, jualanya gitu gitu aja, asli segerrr POLL.
Bhaan cilok kriwil:
350 gr daging ayam
1 sdm garam
2 sdt kaldu bubuk
1 sdt lada bubuk
1/2 sdt penyedap
4 bawang putih
Daun bawang
2 sdm minyak goreng
2 telur
200 ml air es
5 sdm terigu
30 sdm tapioka
Bahan kuah seblak;
4 bawang putih
10 cabe rawit
10 cabe kriting
2 ruas kencur
1,5 liter air
1 sdt kaldu bubuk
1 sdt garm
1 sdt gula pasir
2 butir telur
Daun bawang
Aku pertama kali coba bikin cilok kriwil kuah pedas ini gara-gara pengen menu baru yang beda dari bakso biasa. Ternyata respon keluarga dan tetangga bagus banget, banyak yang bilang kuahnya mirip seblak tapi lebih light, jadi nggak bikin eneg. Buat yang pengen coba, aku share sedikit tips dan cara masaknya versi aku ya. Untuk adonan cilok kriwil, setelah semua bahan (daging ayam giling, tepung terigu, tapioka, bumbu, telur, dan air es) tercampur rata, teksturnya jangan terlalu lembek. Aku biasanya tambahin tepung tapioka sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk, tapi tetap lembut. Supaya efek "kriwil"-nya keluar, adonan kugenggam pakai tangan dan dikeluarkan lewat sela-sela jari langsung ke air mendidih, jadi bentuknya keriting-keriting nggak beraturan, itu yang bikin cantik. Rebus cilok kriwil dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam dan minyak goreng supaya nggak saling nempel. Masak sampai cilok mengapung dan kelihatan sedikit bening, tandanya sudah matang. Setelah itu bisa langsung ditiriskan, lalu boleh disimpan di kulkas kalau mau stok buat jualan. Kalau buat jualan harian, aku suka rebus setengah matang dulu, nanti pas mau disajikan dipanasin lagi di kuah pedas supaya teksturnya tetap kenyal. Untuk kuah seblak pedasnya, bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, dan kencur aku ulek atau blender kasar, jadi masih ada tekstur. Tumis bumbu sampai harum dulu pakai sedikit minyak, baru masukin air kurang lebih 1,5 liter. Setelah mendidih, baru aku bumbui dengan garam, gula pasir, kaldu bubuk, dan sedikit penyedap rasa kalau suka. Kuah cilok kriwil kuah pedas ini rasanya lebih nendang kalau ditambah irisan daun bawang di akhir. Biasanya setelah kuah mendidih lagi, aku masukkan cilok kriwil dan masak sebentar supaya bumbu meresap. Terakhir, aku tuang kocokan telur pelan-pelan sambil diaduk, biar telurnya berserabut cantik di kuah seperti kuah seblak. Level pedas bisa disesuaikan, kalau buat jualan aku sengaja buat kuah dasarnya sedang saja, nanti pembeli yang doyan pedas bisa kutambahin ulekan cabe rawit lagi. Untuk penyajian, cilok kriwil kuah pedas enak banget ditambah topping kerupuk seblak, irisan sosis, atau ceker kalau mau lebih rame. Tapi kalau versi hemat, cilok kriwil plus kuah seblak pedas saja sudah cukup bikin keringetan. Kalau ide jualan, aku biasanya pakai mangkuk kertas kecil, isi ciloknya agak banyak dan kuahnya full, jadi pembeli merasa puas. Kuncinya di kuah: bawang putih, cabe rawit, cabe keriting, kencur, dan daun bawang benar-benar menentukan wangi dan rasa segar pedasnya. Menurutku cilok kriwil kuah pedas ini cocok dijual sore sampai malam, apalagi kalau lagi hujan. Modalnya juga relatif murah karena daging ayamnya bisa dicampur tepung tapi tetap terasa gurih. Kalau kamu bosan dengan cilok biasa, coba deh versi kuah pedas seblak begini. Bikin satu resep dulu, kalau keluarga suka, baru bisa dikembangkan jadi menu jualan baru.
















































thinwall ukuran brp? harga jualnya brp?