A nak kami sedang sekarat di U G D, tapi suamiku malah kutemukan sedang asyik menge lus perut buncit wanita lain di poli kandu ngan. Saat kepergok, dengan wajah pucat dia masih berani bersumpah, “Sayang, dia cuma klien…” “Oh, jadi dia klien kamu, Mas?” Suaraku meme cah keheningan lorong ru ma