Kalau udah kejadian begini, yang repot orang tuanya.. BUKAN orang yang mencium. Orang dewasa itu bisa menularkan Herpes Simpleks Virus (HSV) meski TIDAK ada luka aktif.
ingat ya!!
🚫 Jangan cium bayi di bibir atau wajah
🚫 Jangan berbagi sendok, dot, atau empeng
🚫 Kalau ada keluarga yang terkena sariawan atau herpes di bibir, sebaiknya jaga jarak
JANGAN TERSINGGUNG KALAU DIBERITAHU SEPERTI INI, KARENA KESALAMATAN BAYI JAUH LEBIH PENTING!
Melindungi bayi itu sederhana, cukup dengan tidak mencium mereka.
🎥sc : @tinyheartseducation
Virus Herpes Simpleks (HSV) sangat berbahaya bagi bayi karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sempurna. Saya pernah mendengar cerita dari seorang teman yang bayinya mengalami demam tinggi dan luka di mulut akibat tertular HSV. Virus ini dapat menular meskipun tidak ada luka aktif tampak pada orang dewasa yang mencium bayi. Selain hindari kontak langsung pada bibir dan wajah bayi, penting juga untuk tidak berbagi sendok, dot, atau empeng karena benda-benda tersebut bisa menjadi media penularan virus. Bahkan jika ada anggota keluarga yang sedang terkena sariawan atau herpes di bibir, sebaiknya jaga jarak dan beri perhatian ekstra supaya bayi tetap aman. Penularan HSV pada bayi bisa berakibat serius seperti ensefalitis atau peradangan otak yang bisa mengancam nyawa. Oleh karena itu, jika bayi menunjukkan tanda-tanda seperti demam tinggi, luka di mulut, atau penurunan berat badan mendadak, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mengutip pesan penting, jangan tersinggung jika Anda diingatkan untuk tidak mencium bayi, karena itu demi keselamatan mereka. Menjaga kesehatan bayi itu sederhana, cukup dengan membatasi kebiasaan mencium terutama pada bagian bibir dan wajah. Semoga pengalaman ini bisa menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada dalam menjaga buah hati dari risiko penularan virus herpes.












































