Ketika Sakit Hati Berujung Senjata
Pilih Pasangan yang Stabil Secara Mental
Kadang orang fokus pada perhatian, bukan pada karakter.
Padahal yang lebih penting adalah:
Bisa menerima penolakan
Tidak mudah meledak
Tidak posesif berlebihan
👉 Red flag jangan diabaikan hanya karena dia sayang.
Kalau sebelum nikah sudah:
Mudah marah
Berkata kasar / jorok
Menghina saat emosi
Merendahkan pasangan
Tidak bisa kontrol cemburu
Itu tanda emosinya belum matang.
Dan pernikahan itu bukan terapi untuk memperbaiki karakter.
Menikah justru memperbesar tekanan: ekonomi, anak, tanggung jawab.
Kalau belum siap mengendalikan emosi saat pacaran,
biasanya setelah menikah justru lebih berat.
Kalau sudah punya pasangan:
Jangan memberi harapan ke orang lain
Jangan flirting yang bisa disalahartikan
Jangan bermain di area abu-abu
Karena hati manusia itu sensitif.
Dan tidak semua orang dewasa secara emosi.
Jangan bermain dengan perasaan orang lain.
Dan jangan pernah melukai saat merasa dipermainkan.
Dewasa itu tentang kontrol diri.
Kasus ini ngajarin kita satu hal:
karakter asli seseorang terlihat saat dia marah dan kehilangan
Menurut kalian gimana tentang kasus ini?










































Baca berita benernya katanya yang cewe yang bermasalah Kak. Waktu itu dia deketin 2 cowo sekaligus. Yang tersangka pembacokan ini emosi karena dia udah effort beliin ini itu, anter kesana-kemari, kerjain skripsinya bahkan bobo bareng (nauzubillahimin dzalikk) trus pas di tanya kepastian hubungan mereka cewenya ngga mau sama cowo ini ternyata dia udah jadian sama cowo yang 1 nya. Merasa di permainkan si cowo nya jadi gelap mata. Bahaya banget emang pacaran sebelum nikah tuh. Dah lah dosa, nyawa hampir melayang harus di penjara juga. Hiii