Resep semprit jadul
Resep semprit jadul : Terigu pro dang sangrai 300 grm
Maizena 50 grm
Susu bubuk 50 grm
Vanili - 1/2 sdt ( 2 bks)
Kuning telor 2, putih telor 1
Butter 20 gram ( me pake wisman)
Margarina 205 grams ( me pake blue band)
Gula halus 140 or 150 grams
Susu kental manis 2 sdm
Caranya : Gula , margarine , butter . Vanili Masukan dalam baskom kocok 4 menit . Kemudian masukan telur satu persatu kocok selama 3 menit ( kecepatan sedang) Masukan skm . Susu bubuk . Maizena mixer dgn kecepatan lambat. Masukan terigu bertahap kocokan lambat. Jika semua terigu tercampur rata . Tepung siap masuk dlm cetakan.
Oles loyang dengan mentega dan siap mencetak diatas loyang sampai habis
Jika menggunakan oven nangkring diatas kompor gas.
Oven dgn tray bawah - 30 menit
Overn dgn tray kedua - 15 menit
Agar matang.
Oven dengan api sedang.
Selamat mencoba.
Selain resep dasar kue semprit jadul di atas, aku mau share beberapa pengalaman pribadi biar hasilnya makin mirip kue kering jaman dulu yang wangi, renyah, dan cantik buat sajian kue semprit lebaran. Pertama soal bentuk. Kue semprit jadul itu nggak selalu bulat bunga, kadang juga dibuat memanjang seperti kue semprit coklat panjang yang sering kita lihat di toples. Kalau mau model panjang, adonannya bisa dimasukkan ke plastik segitiga lalu dipencet memanjang di atas loyang. Ujungnya boleh sedikit ditekuk supaya tampilannya klasik. Kalau mau versi bunga jadul, pakai spuit bintang dan cetak melingkar. Untuk tekstur renyah, kuncinya di sangrai terigu sampai agak ringan dan tidak bau tepung mentah, lalu tunggu benar-benar dingin sebelum dicampur. Menurut pengalamanku, kalau terigunya masih hangat adonan jadi cepat lembek dan kue semprit jadul renyahnya kurang maksimal. Proporsi gula juga jangan kebanyakan supaya kue kering semprit jadul ini tidak gampang melebar saat dipanggang. Kalau kamu ingin versi kue semprit jadul premium, bisa upgrade bahan: butter ditambah sedikit, pakai margarin yang kualitasnya bagus, dan susu bubuk full cream. Vanili juga bisa diganti vanilla extract supaya aromanya lebih harum tapi tetap berasa klasik. Untuk rasa cokelat, tinggal ganti sebagian terigu dengan cokelat bubuk berkualitas, sekitar 10–15 gram, nanti hasilnya kue semprit coklat panjang yang wangi dan cantik. Oven juga sangat menentukan. Karena banyak yang pakai oven nangkring di atas kompor gas, aku biasanya panaskan dulu minimal 10–15 menit dengan api sedang. Loyang jangan diletakkan terlalu dekat dengan api supaya bagian bawah tidak cepat gosong. Aku sering panggang dulu di tray bawah, lalu pindah ke tray atas sebentar biar matangnya rata. Jangan lupa alasi loyang dengan kertas roti atau oles tipis margarin. Kalau mau disimpan lama, pastikan kue benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples. Kue semprit lebaran yang disimpan saat masih hangat biasanya jadi lembek. Aku suka masukin silica gel food grade di dalam toples supaya tetap kering dan renyah. Yang paling aku suka dari semprit jadul ini, aromanya langsung mengingatkan ke kue kering jaman dulu di rumah nenek. Simple, klasik, tapi nagih. Kamu bisa bikin satu resep dulu untuk coba, nanti kalau sudah pas rasanya tinggal gandakan adonan untuk stok kue semprit jadul sekeluarga.


terima kasih, izin save untuk buat kue lebaran nanti.👍🙏