... Baca selengkapnyaSebagai pecinta bakso garis keras, aku tuh happy banget karena ternyata di Cicalengka sekarang banyak banget merek bakso yang lagi viral. Bukan cuma satu dua, tapi hampir di tiap sudut ada aja bakso yang konsepnya unik. Jadi waktu itu aku niat banget keliling, nyobain satu-satu merek bakso biar bisa bedain mana yang paling cocok sama selera aku.
Salah satu yang cukup menarik perhatian aku itu Baso Kajol teh tata. Di sana aku nyobain bakso besar yang dibelah, isinya daging cincang melimpah dan disajikan dengan kuah bening plus pangsit goreng. Kesan aku, ini tipe bakso yang cocok buat yang suka rasa gurih tapi nggak terlalu pedas. Kuahnya ringan, jadi kalau ditambah sambal bisa disesuaikan sama level pedas favorit kita.
Terus ada juga Baso mas gendon di pasar Sabilulungan Cicalengka. Di sini bakso besarnya berisi daging cincang dan telur rebus, plus bakso kecil-kecil di sekelilingnya. Kuahnya lebih ke arah kemerahan, jadi berasa lebih nendang di lidah. Buat yang cari bakso viral Cicalengka yang porsinya bikin kenyang banget, ini bisa jadi pilihan, apalagi kalau kamu tipe yang suka bakso beranak.
Aku juga sempat mampir ke tempat yang mangkoknya ada tulisan ERIOR. Di sana, satu mangkuk bakso disajikan dengan banyak saus cabai merah-oranye yang nutupin hampir semua baksonya. Ini favorit para pecinta pedas sih. Kalau kamu lagi hunting merek bakso yang terkenal karena sambalnya, yang satu ini wajib masuk list.
Lanjut, ada bakso mitra yang menyajikan mie instan dengan bakso yang dipotong kayak bentuk bunga, plus tahu dan irisan cabai dalam kuah kemerahan. Ini cocok buat yang suka konsep makan bakso sekalian mie rebus. Rasanya lebih ke comfort food, cocok buat makan sore atau malam sambil santai.
Yang menurut aku cukup unik adalah Baso unen, karena di sini ada bakso iga besar dengan tulang yang kelihatan menonjol. Disajikan di piring putih dengan kuah bakso yang warnanya kemerahan. Ini tipe bakso yang pas buat penggemar iga, karena daging di tulangnya lumayan empuk dan kuahnya berasa.
Ada juga baso icah yang menyajikan bakso kecil-kecil, beberapa dibelah dan isiannya kelihatan jelas. Kuahnya bening dengan irisan cabai dan daun bawang, jadi lebih simple dan ringan. Buat yang nggak terlalu suka kuah berat atau pedas berlebihan, ini enak dijadiin pilihan sehari-hari.
Kalau kamu tim bakso pedas ekstrem, wajib cobain BAKSO BONEX. Satu mangkuk bakso disajikan dengan topping ceker ayam dan sambal merah yang bener-bener melimpah. Ini tipe bakso yang bikin keringetan tapi nagih. Aku pribadi kalau ke sini nggak berani langsung level paling pedas, jadi biasanya minta sambalnya dipisah dulu.
Terakhir, ada bakso ceu dede yang kuahnya bening dengan irisan cabai dan daun bawang, plus satu bakso besar bertekstur agak kasar dan bakso kecil-kecil. Ini kesannya lebih tradisional, kayak bakso rumahan yang hangat dan comforting.
Menurut aku, tiap merek bakso di Cicalengka ini punya ciri khas sendiri, makanya bisa jadi bakso viral Cicalengka. Kalau moms dan temen-temen lagi bingung mau mulai dari mana, bisa pilih dulu sesuai selera: suka kuah bening atau kuah kemerahan, suka bakso beranak, bakso iga, atau bakso pedas. Next, aku bakal coba rangkum lagi plus kasih rating versi aku biar makin kebayang sebelum kalian datang langsung.