... Baca selengkapnyaAku pribadi makin ke sini makin sering merenung, betapa kalimat sederhana seperti “Alhamdulillah masih diberi umur panjang” dan “Alhamdulillah semoga sehat selalu” itu ternyata dalam banget maknanya. Dulu sering kebawa arus, sibuk ke sana-sini, sampai lupa mensyukuri nikmat sehat dan waktu luang. Sekarang setiap bangun tidur, yang terlintas pertama kali justru rasa syukur karena masih bisa menghirup udara dan sholat lagi.
Momen kumpul bareng sahabat di masjid atau mushola, pakai hijab dan gamis, berdiri berdampingan di atas karpet hijau, itu buat aku salah satu bentuk nyata nikmat “sehat alhamdulillah”. Kalau sakit atau lemah, mana mungkin bisa hadir, senyum ceria, dan foto bareng seperti itu. Makanya setiap habis ketemu teman-teman, aku suka spontan bilang “Alhamdulillah sehat”, karena tanpa kesehatan, banyak hal kecil yang ternyata nggak bisa kita lakukan.
Biasanya di sela-sela ngobrol, pasti ada yang nyeletuk, “Alhamdulillah masih diberi umur panjang ya, kita masih bisa ketemu lagi.” Dari situ aku jadi kebiasaan menutup obrolan dengan doa, “Semoga sehat selalu, aamiin alhamdulillah.” Rasanya hati lebih tenang karena kita saling mendoakan, bukan cuma sekadar basa-basi. Kadang aku tulis juga di chat keluarga atau caption foto, simple tapi hangat.
Aku juga mencoba membiasakan diri mengucap hamdalah di banyak momen kecil: selesai beres-beres rumah, setelah perjalanan jauh, atau ketika hasil cek kesehatan baik-baik saja. Kalimat “Alhamdulillah sehat selalu” sekarang jadi semacam pengingat buat menjaga pola makan, istirahat cukup, dan nggak memaksakan diri. Karena sehat itu bukan cuma hadiah, tapi juga amanah yang harus dijaga.
Kalau lagi down, aku suka tulis sendiri di buku catatan: “Alhamdulillah masih diberi umur panjang untuk memperbaiki diri.” Rasanya kayak dikasih kesempatan ulang, buat lebih rajin ibadah, lebih sayang keluarga, dan lebih peduli sama sekitar. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah, diberi umur yang berkah, badan yang sehat, dan hati yang lapang. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.